Tangani Hoaks Seputar Corona di Jabar, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Kompas.com - 06/04/2020, 12:40 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

BANDUNG, KOMPAS.com -  Polda Jawa Barat saat ini telah menangani berbagai kasus penyebaran kabar bohong atau hoaks seputar pandemi virus corona.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga mengatakan, ada 5 kasus hoaks terkait Covid-19 yang sedang ditangani.

"Di Polda, kemudian Indramayu, Sumedang, Banjar, dan Kabupaten Bogor," kata Erlangga saat dikonfirmasi, Senin (6/4/2020).

Baca juga: Kegigihan Napi Perempuan, Produksi Masker di Tengah Wabah Corona

Namun, dari lima kasus yang ditangani, baru 2 orang yang menjadi tersangka.

Keduanya merupakan pelaku penyebar hoaks di Banjar dan Kabupaten Bogor.

Kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan.

Polda Jabar mengimbau kepada masyarakat agar bijak menggunakan media sosial.

Baca juga: Rapid Test di Banten, 201 Orang Terindikasi Positif Corona

Masyarakat diminta tidak mudah membagikan informasi seputar virus corona yang diterima tanpa menyaring dan memastikan kebenarannya terlebih dahulu.

Pasalnya, hoaks dapat berdampak negatif bagi diri sendiri maupun bagi orang lain.

"Kalau informasi yang diterima itu meragukan, itu bisa dilakukan dengan cek dan ricek sendiri ya. Mungkin maksudnya baik, tapi kan di dalam konten itu tidak tahu kebenarannya. Nah justru akan berakibat pada diri sendiri," kata Erlangga.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X