Akses ke Surabaya Dipastikan Tak Ditutup, Hanya Batasi Pergerakan Warga

Kompas.com - 03/04/2020, 16:57 WIB
Koordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser KOMPAS.COM/GHINAN SALMANKoordinator Protokol Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya M Fikser

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan tidak ada penutupan akses masuk ke Kota Pahlawan.

Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Koordinator Protokol Komunikasi, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser mengatakan, pemkot bersama instansi terkait melakukan pembatasan pergerakan masyarakat.

Ia menyampaikan, pihaknya tidak bisa melakukan tindakan di luar kewenangan Pemkot Surabaya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Batal Terapkan Karantina Wilayah

Karena itu, pemkot bersama instansi terkait hanya melakukan imbauan-imbauan dan sterilisasi pencegahan Covid-19 kepada masyarakat, khususnya di 19 titik pintu masuk Kota Surabaya.

"Ada kegiatan yang memang, contoh kami tidak menutup jalan, seperti jalan arteri, jalan tol, itu tidak boleh. Tapi, ada akses-akses (jalan) yang tidak efektif itu kami coba tutup," kata Fikser, saat dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).

Ia mencontohkan, di salah satu kawasan, misalnya ada salah satu wilayah kecamatan yang akses pintu masuk dan keluar jalannya bisa tiga sampai empat akses masuk.

Dari keempat akses itu, kemudian dipangkas menjadi satu akses jalan utama.

Upaya ini dilakukan sebagai langkah menekan penyebaran Covid-19.

"Nah, di sinilah yang coba kami batasi dan dilakukan di pemerintah kota sendiri. Kami di lapangan sekarang sudah ada beberapa OPD (organisasi perangkat daerah) yang kami bersama-sama melakukan sosialisasi kepada masyarakat di setiap titik itu," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Regional
Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Regional
Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Regional
Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Regional
Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Regional
Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Regional
Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Balita 2 Tahun, Anak Bidan di Sinjai, Terinfeksi Covid-19

Regional
BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

BNPB Nilai Warga Lereng Merapi di Sleman Sudah Tangguh Bencana

Regional
Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Kesaksian Tetangga Temukan Guru SD Tewas dalam Ember: Saya Tidak Kuat Melihat Jenazahnya..

Regional
Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Kasus Positif Corona Jabar Pecah Rekor, Bertambah 962 Orang dalam Sehari

Regional
Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Lima Burung Langka Serindit Melayu Gagal Diselundupkan ke Jakarta

Regional
Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Wali Kota Magelang Bertemu Ganjar Pranowo Bahas Aset Eks Mako Akabri

Regional
Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Kisah Pilu Elisa, Ditandu untuk Berobat, Tewas Saat Jembatan yang Dilalui Putus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X