Pemkot Padang Perpanjang Waktu Balajar Siswa di Rumah

Kompas.com - 27/03/2020, 15:15 WIB
Ilustrasi belajar di rumah DOK. TANOTO FOUNDATIONIlustrasi belajar di rumah

PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, memperpanjang masa belajar di rumah bagi para siswa.

Hal ini dikakukan untuk pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Padang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang sudah memindahkan proses belajar siswa dari sekolah ke rumah, sejak 15 Maret 2020 hingga 1 April 2020.

Baca juga: 1 Tenaga Medis Positif Corona, Pasien Covid-19 di Sumbar Jadi 6 Orang

Kebijakan ini juga bagian dari status kejadian luar biasa (KLB) Covid-19 yang ditetapkan Pemerintah Kota Padang.

"Kota Padang sudah ditetapkan berstatus KLB virus corona. Untuk itu, kita memperpanjang masa belajar di rumah hingga 15 April 2020 nanti," ujar Sekretaris Daerah Kota Padang Amasrul kepada wartawan, Jumat (27/3/2020).

Baca juga: Perwira Polisi yang Pukul Tiga Bintara Akhirnya Ditahan Propam

Amasrul beharap, perpanjangan masa belajar di rumah ini akan memutus mata rantai penyebaran corona di Kota Padang.

"Kita akan lihat perkembangannya. Bisa saja nanti kita perpanjang. Tergantung kondisi nanti," ujar Amasrul.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di Padang Punya Riwayat Perjalanan ke Jakarta

Pemerintah Kota Padang juga sudah melakukan sejumlah kebijakan seperti menutup sementara tempat hiburan dan wisata.

Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak berkumpul di kedai, kafe atau tempat lainnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X