Tegal Terapkan Local Lockdown Cegah Corona, Ini Sikap Sejumlah Kepala Daerah

Kompas.com - 27/03/2020, 14:32 WIB
Kendaraan yang masuk dan keluar dari Kota Tegal dialihkan menuju Jalingkut agar tidak masuk ke dalam kota sebagai upaya Pemkot Tegal dalam mencegah penyebaran virus corona, Senin (23/3/2020) KOMPAS.com/Tresno SetiadiKendaraan yang masuk dan keluar dari Kota Tegal dialihkan menuju Jalingkut agar tidak masuk ke dalam kota sebagai upaya Pemkot Tegal dalam mencegah penyebaran virus corona, Senin (23/3/2020)

KOMPAS.com - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono memutuskan untuk mengambil kebijakan local lockdown selama empat bulan ke depan untuk cegah wabah corona. Artinya, akses keluar masuk di kota tersebut tertutup.

Dedy menjelaskan, pihaknya akan menutup akses masuk dengan beton movable concrete barrier (MBC) mulai 30 Maret sampai 30 Juli 2020.

"Termasuk seluruh wilayah perbatasan akan kita tutup, tidak pakai water barrier namun MBC beton. Yang dibuka hanya jalan provinsi dan jalan nasional," kata Dedy.

Baca juga: ODP di Jatim Capai 1.405 Orang, Khofifah: Jangan Sepelekan Covid-19

Kebijakan tersebut, menurut Dedy, diambil menyusul munculnya kasus pertama warga Kota Tegal yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona (Covid-19) pada Rabu (25/3/2020).

"Warga harus bisa memahami kebijakan yang saya ambil. Kalau saya bisa memilih, lebih baik saya dibenci warga daripada maut menjemput mereka," kata Dedy, saat konferensi pers terkait satu warganya yang positif corona, di Balai Kota Tegal, Rabu (25/3/2020) malam.

Bupati Wamena tutup sementara operasioanl bandara

Pesawat Trigana jenis ATR yang beroperasi di Bandara Wamena.ANTARA/Marius Frisson Yewun Pesawat Trigana jenis ATR yang beroperasi di Bandara Wamena.

Setelah berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jayawijaya, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua di Wamena, memutuskan untuk menutup penerbangan komersial selama 14 hari.

"Kita lakukan ini selama 14 hari ke depan, mulai terhitung Kamis (26/3/2020) khusus untuk pesawat penumpang dari Jayapura ke Wamena. Begitu juga bagi pesawat berbadan kecil atau perintis," kata Jhon melalui sambungan telepon, Senin.

Jhon mengatakan, kebijakan itu tidak berlaku bagi pesawat kargo, sebab kebutuhan masyarakat di wilayah pegunungan semuanya mengandalkan jalur udara dari Bandara Wamena.

"Ini bukan tindakan lockdown, tetapi hanya untuk antisipasi penyebaran dari penerbangan. Pesawat penumpang yang ditutup sementara," katanya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X