Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Pemkot Semarang Mulai Gelar Rapid Test Corona di RSUD KRMT Wongsonegoro

Kompas.com - 25/03/2020, 21:57 WIB
Rapid test di RSUD KRMT Wongsonegoro, Rabu (25/3/2020). DOK. Humas Pemerintah Kota SemarangRapid test di RSUD KRMT Wongsonegoro, Rabu (25/3/2020).

KOMPAS.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar identifikasi cepat (rapid test) coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KRMT Wongsonegoro, pada Rabu (25/3/2020).

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawat mengatakan, ada 25 orang yang menjalani rapid test pada hari ini.

Susi menjelaskan 25 orang itu merupakan keluarga penderita, Orang Dalam Pantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan ( PDP) rumah sakit.

“Nantinya akan lebih cepat diketahui yang bersangkutan positif atau negatif. Jika positif langsung dilakukan perawatan khusus dan isolasi, sedangkan jika negatif akan kami minta periksa kembali seminggu kemudian,” kata Susi.

Lebih lanjut Susi mengatakan, total ada 2.048 rapid test covid-19 di RSUD KRMT Wongsonegoro yang disiapkan. Ini belum termasuk yang akan dilakukan Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kota Semarang.

Baca juga: Lebih dari 10.000 Rapid Test Corona Disiapkan Pemkot Semarang

Dalam keterangan tertulisnya, Pemkot Semarang menjelaskan, pihaknya menyediakan lebih dari 10.000 rapid test Covid-19 atau virus corona.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, rapid test akan mengacu pada tracking kontak hasil pengecekan Dinkes Kota Semarang.

“Nanti prioritasnya untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Orang Dalam Pantauan (ODP), dan tenaga kesehatan yang terkait dengan penanganan Covid-19,” kata Abdul, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Meski begitu, masyarakat umum juga akan diberi kesempatan untuk menjalani rapid test dengan mendaftar terlebih dahulu.

Baca juga: Rapid Test Covid-19 Digelar Hari Ini, Target Pertama Tenaga Medis

Pendaftaran menggunakan sistem online melalui website Pemkot Semarang. Pada website tersebut, masyarakat harus mengisi sejumlah pertanyaan untuk memperhitungkan urgensi pengecekan.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut antara lain terkait kondisi kesehatan, suhu tubuh, hubungan kontak dengan pasien di rumah sakit, dan lain-lain.

Dengan dilakukannya rapid test, diharapkan mata rantai penyebaran Covid-19 dapat lebih cepat terputus.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Deteksi Gejala Awal Terinfeksi Corona, RSUD di Semarang Sediakan Link Online

Regional
Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Warga Salatiga Dikabarkan Positif Corona, Wali Kota Masih Tunggu Hasil dari Kemenkes

Regional
Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Rumah Sakit Rujukan Penuh, Bantul Siap Bangun RS Darurat

Regional
Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Wabah Corona, 90 PPK di Kabupaten Bima Dirumahkan, Pelantikan PPS Ditunda

Regional
Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Bupati Bogor Batasi Warga yang Datang ke Puncak

Regional
Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Dalam Lima Hari Tercatat 70 Ribu Orang Lebih Mudik ke DIY

Regional
Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Pemkab Kulon Progo DIY Siapkan Rp 21 M Hadapi Covid-19

Regional
Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Pasien Positif Corona di Sumsel Bertambah Jadi 3 Orang

Regional
Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Gubernur Surati Kemenhub Minta Akses ke Bali Lewat Pelabuhan Dibatasi

Regional
Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Dampak Corona, Jumlah Perjalanan Kereta Api yang Dibatalkan dari Semarang Bertambah

Regional
Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Ayah Tiri Tega Aniaya Anaknya Berusia 3 Tahun hingga Tewas, Ini Fakta Lengkapnya

Regional
KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

KKB Pimpinan Joni Botak Pelaku Penembakan 3 Karyawan Freeport di Mimika

Regional
Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Selasa, Pemkot Surabaya Gelar Rapid Test Serentak di 63 Puskesmas

Regional
Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Cara Warga Biasa Lawan Corona, Saling Menguatkan hingga Bagi-bagi Vitamin C untuk Satpam dan ART

Regional
Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Ratusan Rumah ODP Covid-19 di Kutai Kertanegara Ditempel Stiker

Regional
komentar di artikel lainnya