Cegah Corona, Polresta Pontianak Hanya Bolehkan Warga Gelar Akad Nikah

Kompas.com - 24/03/2020, 20:06 WIB
Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin KOMPAS.COM/HENDRA CIPTAKapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin

PONTIANAK, KOMPAS.com - Di tengah pandemi global corona, masyarakat diminta untuk menerapkan social distancing dengan membatasi diri dari kerumunan.

Langkah tersebut diyakini bisa memutus penyebaran virus corona di tengah masyarakat.

Imbauan social distancing ini memberikan dampak bagi masyarakat. Salah satunya bagi mereka yang akan melaksanakan resepsi pernikahan.

Di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, misalnya. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengimbau warga hanya memggelar acara akad nikah atau ijab kabul dan menunda acara resepsi pernikahan.

"Pernikahan boleh, tapi ijab kabul saja. Untuk resepsi diharapkan ditunda," kata Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Pasien Ketiga Positif Covid-19 di Kalimantan Barat Tak Ada Keluhan Sakit

Acara akad nikah itu pun harus berpedoman pada pencegahan virus corona atau Covid-19 dengan tidak melibatkan terlalu banyak orang dan menjaga jarak.

Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, juga sudah membatalkan seluruh pesanan pernikahan di Gedung Pontianak Convention Center (PCC).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Pontianak, untuk acara pernikahan di gedung Pontianak Convention Center (PCC) sudah tidak boleh,” ujar Komarudin.

Baca juga: Pemkot Solo Batasi Jam Operasional Mal dan Tutup Tempat Hiburan Malam

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan dan orang dalam pemantauan di Kalimantan Barat terus bertambah.

Hingga Selasa (24/3/2020) pukul 08.00 WIB, terdapat 3 orang di Kalbar, yang dinyatakan positif Covid-19.

Kemudian ada 23 pasien dalam pengawasan dan menunggu hasil uji laboratorium. Dan ada 1.829 orang dalam pemantauan, yang ditangani seluruh petugas medis yang ada di tingkat kabupaten hingga kecamatan di daerah.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Polisi Amankan 2 Orang yang Gagalkan Penangkapan Buronan Narkoba oleh BNNK, Petugas Dipukuli dan Mobil Digulingkan

Regional
Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Jalan Kaki Mengelilingi Batas Desa, Tradisi Unik Masyarakat Indramayu

Regional
927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

927 Orang Langgar Protokol Kesehatan di Fasilitas Publik Pemprov Jabar

Regional
Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Wakil Ketua Komisi IV: Pemerintah Sebaiknya Ikuti Rekomendasi PBNU Hentikan Ekspor Benih Lobster

Regional
Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Satu Keluarga Guru SMPN 11 di Kota Madiun Positif Corona

Regional
Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Tepergok Curi Sepatu, Seorang Pemuda Nyaris Diamuk Warga

Regional
Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Saat Mbah Paniyem Terharu di Depan Ganjar: Seneng Sekali Pak, Dulu Gelap, Cuma Pakai Lilin

Regional
'Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti'

"Waktu Saya Kontraksi Bahkan Bayinya Sudah Terlihat, Petugas Tak Menghiraukan, Bilangnya Nanti"

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Kacung WHO' dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

[POPULER NUSANTARA] "Kacung WHO" dan Pengakuan Jerinx | Rp 1 Miliar untuk Lawan Gibran-Teguh

Regional
PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

PSI Ditawari Rp 1 Miliar untuk Dukung Pasangan Ini di Pilkada Solo, Bukan Gibran-Teguh

Regional
'Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu'

"Masyarakat Yakin Ada Kerajaan Buaya, Perjanjiannya Tidak Boleh Saling Ganggu"

Regional
Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Kesaksian Ibu Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas RS, Sudah Minta Tolong Berkali-kali

Regional
Kisah Pilu Meliasari, 12 Tahun Terbaring di Kasur, Sejak Bayi Ditinggalkan Orangtua

Kisah Pilu Meliasari, 12 Tahun Terbaring di Kasur, Sejak Bayi Ditinggalkan Orangtua

Regional
Kampanye di Tengah Covid-19, Gibran: Saya Siap Datangi Rumah Warga Satu Per Satu

Kampanye di Tengah Covid-19, Gibran: Saya Siap Datangi Rumah Warga Satu Per Satu

Regional
Suami Jual Istri untuk Layanan Threesome, Tarifnya Rp 600.000 Sekali Kencan

Suami Jual Istri untuk Layanan Threesome, Tarifnya Rp 600.000 Sekali Kencan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X