Cerita Brigadir Marsel Rela Tunda Pernikahannya Hari Ini demi Cegah Penyebaran Corona

Kompas.com - 24/03/2020, 14:01 WIB
Bhayangkara Pembina keamanan dan Ketertiban Masyarakat??????? Polres Rote Ndao, Brigadir Polisi Marsel Henuk, dalam foto pranikah dengan calon istrinya di Rote. 
ANTARA/Ho-Marsel HenukBhayangkara Pembina keamanan dan Ketertiban Masyarakat??????? Polres Rote Ndao, Brigadir Polisi Marsel Henuk, dalam foto pranikah dengan calon istrinya di Rote.

KOMPAS.com - Seorang anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Polres Rote Ndao, Polda NTT, Brigadir Polisi Marsel Henuk memutuskan menunda acara pemberkatan nikah dan resepsi pernikahannya guna mencegah penyebaran virus corona.

Pernikahan Marsel direncanakan berlangsung hari ini, Selasa (24/3/2020).

"Ya kecewa sih, tapi mau bagaimana lagi ini demi kesehatan banyak orang. Juga sudah ada imbauan dari pemerintah untuk tidak membuat acara yang mengumpulkan banyak orang," katanya, saat dihubungi Antara dari Kupang, Selasa.

Baca juga: Maklumat Kapolri Antisipasi Corona, Polisi Bubarkan Aksi Demo di NTB

Ia menyatakan, seharusnya pada Senin (23/3/2020) adalah acara lamaran, dan pada Selasa pagi ini akan dilangsungkan acara pemberkatan nikahn di gereja.

Kurang lebih 2.000 surat undangan sudah disebar ke rekan, keluarga, dan kenalan.

"Acara resepsi sudah dijadwalkan nanti pukul 18.00 WITA, dan undangan sudah kami sebar, tapi kami sudah umumkan juga bahwa acara pernikahannya ditunda terlebih dahulu," ujar dia.

Marsal mengatakan, sebagai seorang polisi, dia harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Salah satunya dengan mengikuti arahan langsung dari pemerintah pusat, Maklumat Kapolri, dan gubernur NTT.

Keluarga kedua belah pihak juga sudah sepakat untuk menunda proses pernikahan mereka.

Apalagi pihak gereja juga sudah mengeluarkan surat untuk tak menerima pelayanan sampai keadaan benar-benar membaik.

"Untuk kapan jadwal pernikahannya, kami belum tahu. Kami tunggu sampai keadaan sudah membaik dan sudah ada surat dari pihak gereja," ujar dia.

Baca juga: Pejabat Banyumas Rapat Sambil Berjemur, Bahas Langkah Represif untuk Bubarkan Kerumunan

Kepala Bidang Humas Polda NTT Komisaris Besar Polisi Johannes Bangun, yang dihubungi mengatakan, semua pimpinan di wilayah Polda NTT salut dengan keputusan yang diambil oleh Marsal.

"Pimpinan sangat mengapresiasi atas keputusan yang dilakukan oleh anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat itu, karena sesuai dengan Maklumat Kepala Kepolisian Indonesia," ujar dia.



Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X