Pulang dari Bali, Ratusan Siswa dan Pendamping Monitoring Kesehatan Mandiri

Kompas.com - 18/03/2020, 18:42 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Bantu, Yogyakarta, meminta ratusan guru dan siswa di dua sekolah yang baru pulang dari Pulau Bali melakukan pemeriksaan kesehatan.

Mereka juga melakukan monitoring kesehatan secara mandiri di rumah selama 14 hari ke depan. 

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan sekaligus Juru Bicara Pengananan Covid-19 Bantul, Tri Wahyu Joko Santosa mengatakan, ada dua sekolah di Kabupaten Bantul yang baru pulang perjalanan dari Bali.

Baca juga: Guru Besar UGM Iwan Dwiprahasto Positif Terinfeksi Virus Corona

Sesuai dengan pedoman dari Kementerian Kesehatan, jika orang yang tidak ada gejala seperti batuk, demam, dan gejala lainnya, tetapi baru pulang dari daerah atau negara yang terjangkit disarankan memonitor sendiri di rumah selama 14 hari sejak kedatangan.

"Jadi memang diminta memonitor sendiri di rumah, Kalau misalnya ada gejala lebih berat segera memeriksakan diri," kata Oki, panggilan akrab Tri Wahyu saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon Rabu (18/3/2020). 

Hingga saat ini, ratusan siswa dan pendamping belum ada keluhan yang mengarah ke gangguan kesehatan. 

Dijelaskannya, hingga saat ini, Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 23 orang.

Baca juga: Pasien PDP di Lampung Positif Corona, Pernah Ikut Seminar Jemaat di Bogor

 

Orang yang masuk kategori ODP memiliki beberapa gejala di antaranya, mempunyai gejala ringan misalnya batuk, nyeri tenggorokan, sesak napas ringan, demam kurang lebih 38 derajat.

Selain itu juga pernah kontak dengan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau pasien probabel, yakni pasien sudah dites hasilnya meragukan dan ada perjalanan dari luar atau daerah terjangkit. 

Hingga saat ini, yang dirawat di RSUD Panembahan Senopati sudah ada 7 PDP, namun dua negatif dan sudah pulang.

Ada lima yang masih dirawat di RS Panembahan Senopati, empat warga Bantul dan satu pasien berasal dari Kota Yogyakarta. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X