Mulai Hari Ini, ASN Di Garut Kerja di Rumah dan Dilarang Keluar Daerah

Kompas.com - 18/03/2020, 11:56 WIB
Bupati Garut Pimpin Apel Pencegahan Penyebaran Corona yang ditandai dengan penyemprotan disinfektan semua fasilitas publik, Rabu (18/03/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBupati Garut Pimpin Apel Pencegahan Penyebaran Corona yang ditandai dengan penyemprotan disinfektan semua fasilitas publik, Rabu (18/03/2020)

GARUT, KOMPAS.com – Terhitung mulai Rabu (18/03/2020), aparatur sipil negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, mulai bekerja di rumah.

Kebijakan ini mengikuti surat edaran dari pemerintah pusat dan provinsi.

“Kami menerima surat edaran, untuk jabatan pengawas dan staf bekerja di rumah (mulai hari ini), tapi kepala bagian dan kepala dinas bisa memanggil (ke kantor) jika diperlukan, sifatnya on call,” jelas Bupati Garut Rudy Gunawan, Rabu (18/03/2020) di Pendopo Garut.

Rudy menyampaikan, kebijakan tersebut akan berlaku hingga tanggal 1 April 2020 mendatang.

Baca juga: Layanan Kependudukan di Garut Dibatasi, RSU Tutup Waktu Besuk Pasien

 

Para kepala dinas nantinya akan mengecek keberadaan bawahannya untuk memastikan mereka tetap berada di rumah, tidak malah berlibur atau pergi keluar kota.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami akan memberi sanksi tegas jika berlibur atau keluar kota, PNS tidak boleh keluar kota. Bupati, wakil bupati, sekda saja kalau tidak ada tugas khusus sekarang tidak boleh keluar kota,” tegas Rudy.

Menurut Rudy, saat ini banyak pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah oleh para ASN, salah satunya adalah menyiapkan penyusunan APBD 2021.

Ia pun saat ini masih bekerja menyiapkan penyusunan APBD 2021.

Selain itu, saat berada di rumah para ASN juga bisa mendampingi anak-anaknya belajar di rumah dan juga bisa menjadi agen pemerintah di lingkungannya untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan.

“ASN bisa jadi agen kita di masyarakat untuk penyebaran informasi dan memberi laporan kepada pemerintah jika ada yang memerlukan bantuan,” katanya.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menambahkan, meski ASN bekerja di rumah, kantor-kantor pemerintahan tetap buka seperti biasa.

Baca juga: Meski Belum Ada Warga Terdampak Corona, Garut Tetapkan Status KLB

 

Karena, ada pegawai yang ditugaskan untuk piket dan melaksanakan pelayanan publik.

“Jadi meski kerja dirumah, telepon dan WA harus tetap aktif, agar bisa menerima tugas atau laporan pekerjaan,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.