Layanan Kependudukan di Garut Dibatasi, RSU Tutup Waktu Besuk Pasien

Kompas.com - 17/03/2020, 11:28 WIB
Seorang petugas keamanan menyeleksi keperluan warga yang akan mrmbuat dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil Garut di Jalan Patriot, Sukagalih Tarogong Kidul KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGSeorang petugas keamanan menyeleksi keperluan warga yang akan mrmbuat dokumen kependudukan di Kantor Disdukcapil Garut di Jalan Patriot, Sukagalih Tarogong Kidul

GARUT, KOMPAS.com – Setelah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) pandemi virus corona, Pemerintah Daerah Garut, terhitung mulai Selasa (17/03/2020), mulai membatasi layanan kependudukan berupa pembuatan KTP, kartu keluarga (KK) dan akta kelahiran.

Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman menyampaikan, pelayanan yang bisa diberikan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, terhitung mulai Selasa (17/03/2020), hanya untuk kebutuhan mendesak seperti pembuatan syarat pembuatan BPJS dan kepentingan sekolah.

“Selama dua minggu akan ditutup sementara, pembuatan KTP, KK dan akta bisa nanti lagi, kecuali ada yang mendesak seperti untuk BPJS dan keperluan sekolah,” jelas Helmi, Selasa (17/03/2020).

Baca juga: Meski Belum Ada Warga Terdampak Corona, Garut Tetapkan Status KLB

Helmi khawatir, jika pelayanan terus dibuka, bisa saja terjadi penyebaran virus corona.

Pembatasan pelayanan ini menjadi langkah antisipasi semata agar tidak terlalu banyak keramaian.

Sebab, setiap harinya di kantor Disdukcapil ini banyak warga berdatangan mengurus dokumen kependudukan.

“Jadi lebih baik ditutup sementara, ini sudah keputusan pemerintah daerah. Selama ditutup, kami akan melakukan pembersihan,” katanya.

Juru Bicara Tim Penangan Covid-19 Pemkab Garut, Ricky Rizky Darajat menyampaikan, selain pembatasan pelayanan kependudukan, RSU dr Slamet Garut juga menutup waktu kunjungan bagi penjenguk pasien. Termasuk penunggu pasien pun dikurangi.

“Betul, itu untuk mengantisipasi penyebaran virus, jam besuk pasien ditiadakan, penunggu pasien juga dikurangi,” jelas Ricky saat dihubungi Selasa (17/03/2020).

Baca juga: Sempat Diisolasi, Pasien Pnemuonia Berat di Garut Meninggal Dunia

Ricky menyampaikan, selain pelayanan pembuatan dokumen kependudukan di kantor Disdukcapil dibatasi, pelayanan pembuatan dokumen kependudukan di kantor-kantor kecamatan yang sudah bisa memberikan pelayanan pembuatan dokumen kependudukan juga sudah dibatasi.

“Pokoknya kita batasi segala macam potensi keramaian,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Dilaporkan Hilang, Kakek Tinggal Ditemukan Tewas di Jurang Sedalam 200 Meter

Regional
Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Diduga Depresi Ditinggal Istri, Pria di Jember Rusak ATM Pakai Palu dan Obeng

Regional
Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Pemprov Jabar Siapkan 26.700 Rapid Test untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Oktober 2020

Regional
Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Sembuh dari Corona, Warga Kota Solok Terima Bantuan Rp 1 Juta

Regional
Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Tak Bermasker, Puluhan Wisatawan di Puncak Terjaring Operasi Yustisi

Regional
Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Nekat Begal Sopir Taksi Online di Solo, Remaja Lulusan SMK Babak Belur Dihajar Massa

Regional
Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Bawa Palu dari Rumah, Pria Ini Pukul Mesin ATM BRI Berkali-kali hingga Rusak

Regional
Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Video Viral Polantas Ambil Paksa Sepeda Motor di Bengkel, Ini Penjelasan Kapolres Agam

Regional
Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Libur Panjang, Kuota Wisatawan Gunung Bromo Penuh hingga Akhir Oktober

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 Oktober 2020

Regional
Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Pengguna Jalan Diingatkan Potensi Pohon Tumbang dan Longsor di Jalur Puncak

Regional
Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Polisi yang Pernah Aniaya Anak Buahnya Dapat Promosi Jabatan

Regional
Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Ketahuan Berduaan dengan Teman di Halaman Sekolah, Siswi SMA Diancam dan Diperkosa 3 Pemuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 29 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X