Kompas.com - 17/03/2020, 17:46 WIB
ilustrasi handsanitizer Shutterstockilustrasi handsanitizer

BANDUNG, KOMPAS.com - Peneliti Laboratorium Sentral Universitas Padjadjaran membuat alternatif produk penyanitasi tangan (hand sanitizer) dengan kandungan formula potensial.

Produk yang dikembangkan Prof Unang Supratman dan dr Ronny Lesmana ini memiliki kandungan yang lebih ampuh membunuh virus, jamur, dan bakteri.

Ronny mengatakan, secara formulasi, hand sanitizer Unpad mengandung alkohol 70 persen, air, hidrogen peroksida, gliserol, minyak esensial, serta disinfektan khusus yang biasa digunakan untuk aktivitas di Lab BSL 3.

“Disinfektan ini aman dipakai sebagai sanitizer, sehingga kami formulasikan di produk hand sanitizer ini,” ujar Ronny dalam rilisnya, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Cairan Antiseptik Langka, Pemkot Surabaya Produksi Sendiri 450 Liter Hand Sanitizer

Ide awal pengembangan produk ini bermula ketika mulai menipisnya stok hand sanitizer di pasaran akibat tingginya permintaan, menyusul merebaknya wabah Coronavirus (Covid-19) di Indonesia.

Selain itu, Unpad juga membutuhkan stok hand sanitizer untuk disediakan dan digunakan di beberapa lokasi kampus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memenuhi kebutuhan internal, Lab Sentral mengembangkan produk hand sanitizer. Gayung bersambut, pengembangan produk ini juga mendapat dukungan dari sektor industri.

Salah satu mitra, PT Mondave International, bersedia menyuplai bahan baku khusus, berupa disinfektan terstandar untuk Lab BSL 3. Disinfektan ini diimpor secara resmi dari Eropa.

Baca juga: Mahasiswa IAIN Salatiga Produksi Hand Sanitizer Berbahan Alami

 

Ampuh bunuh virus herpes

Berdasarkan kajian, formula disinfektan tersebut ampuh membunuh virus Herpes Simplex, Poliovirus Type 2, hingga Bacteriophage T2 dan Herpes Simplex Type 1.

“Logikanya kalau virus jenis lain dia mati, virus yang lain kemungkinan mati juga, sehingga efektivitasnya jadi lebih tinggi, tidak sekadar hanya menggunakan alkohol dan H2O2,” kata Ronny.

Secara sederhana, apabila formulasi suatu produk disinfektan baik, kerjanya akan semakin efektif membunuh virus. Karena itu, diharapkan produk buatannya ini dapat lebih maksimal membunuh virus.

“Kita cukup bahagia apabila memakai komposisi yang sesuai anjuran, serta dibuktikan dalam perjalanannya dalam membunuh virus selama ini,” imbuhnya.

Baca juga: Guru Besar Farmakologi Unpad: Jangan Panik Soal Corona, Malaria Dulu Lebih Dahsyat...

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X