Lima Pelaku Pengeroyokan Pemuda di Sumedang Diancam 7 Tahun Penjara

Kompas.com - 16/03/2020, 18:23 WIB
Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana tunjukkan barang bukti dan lima pelaku pengeroyokan di Sumedang, Senin (16/3/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHKapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana tunjukkan barang bukti dan lima pelaku pengeroyokan di Sumedang, Senin (16/3/2020). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Lima pelaku pengeroyokan seorang pemuda di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terancam 7 tahun penjara.

Diketahui, video pengeroyokan seorang pemuda di Sumedang ini viral di media sosial Facebook pada Selasa (10/3/2020) malam.

Sejak viral di media sosial, polisi menangkap tiga dari sejumlah pelaku.

Dua pelaku lainnya ditangkap beberapa hari kemudian pasca-kejadian pengeroyokan korban Cepi (29), warga Dusun Kamal RT 03/03, Desa Kamal, Kecamatan Tanjungmedar Kabupaten Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, pelaku pengeroyokan berjumlah lima orang.

"Total tersangka ada lima orang. Semuanya sudah kami amankan," ujar Indra kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers di Mapolres Sumedang, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Mobil di Sumedang Nyeberang Jalan Sendiri lalu Masuk Parit, Ini Penjelasan Polisi

Indra menuturkan, tiga pelaku ditangkap setelah kejadian pengeroyokan yaitu, Jaka Hambali (24), warga Lingkungan Angkrek RT 02/015 Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Selanjutnya Napala (20), warga Lingkungan Karapyak RT 01/09, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Dan pelaku ketiga yaitu Farid (20), pengangguran, warga Jalan Angkrek RT 01/17, Kelurahan Situ, Kabupaten Sumedang.

Selain ketiga pelaku, polisi menangkap dua pelaku lainnya yaitu Pupung Nuryanto (23) dan Acep Firman alias Daus (25), warga Dusun Gandasoli, Desa Sukamantri, Kecamatan Tanjungkerta, Kabupaten Sumedang.

"Tersangka Acep merupakan pelaku yang menggilas korban dengan motornya. Di antara para pelaku ada anggota geng motor, tapi kejadian ini tidak terkait dengan organisasinya," tutur Indra.

Baca juga: Kronologi Lengkap Pengeroyokan Anak Wakil Ketua DPRD oleh 10 Pemuda

Indra menyebutkan, motif pelaku melakukan pengeroyokan murni aksi spontan, saat para pelaku bertemu dengan korban di Jalan Angkrek tersebut.

"Para pelaku tersinggung dengan ucapan korban. Saat kejadian saling pandang di lokasi kejadian itu, seorang pelaku tengah terpengaruh minuman keras," sebut Indra.

Indra menambahkan, akibat perbuatannya ini para pelaku dijerat Pasal 170 ayat (1), ayat (2) ke 1 KUHPidana.

"Kelima pelaku pengeroyokan ini diancam hukuman 7 tahun penjara," kata Indra. \



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X