Mobil di Sumedang Nyeberang Jalan Sendiri lalu Masuk Parit, Ini Penjelasan Polisi

Kompas.com - 03/03/2020, 17:30 WIB
Mobil Grandmax nyelonong sendiri masuk parit saat sopir meninggalkannya di pinggir Jalan Umar Wirahadikusumah, Ganeas, Sumedang, Selasa (3/3/2020) pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Dok. Polres Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHMobil Grandmax nyelonong sendiri masuk parit saat sopir meninggalkannya di pinggir Jalan Umar Wirahadikusumah, Ganeas, Sumedang, Selasa (3/3/2020) pagi sekitar pukul 08.15 WIB. Dok. Polres Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Mobil Daihatsu Granmax masuk parit di Jalan Raya Umar Wirahadikusumah, tepatnya di depan kantor Kecamatan Ganeas, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 08.15 WIB.

Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar merasa aneh. Karena, mobil jemputan pelajar SD Ar Rafi BHS tersebut nyelonong sendiri saat diparkir tak jauh dari tempatnya.

Kasubag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana mengatakan, kejadian terjadi saat mobil tersebut diparkir sopir Ade Rohendi (28), warga Lingkungan Panjunan, RT 04/04, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Baca juga: Detik-detik Bus Tabrak 2 Mobil dan 2 Motor, 1 Tewas

Sopir, Ade memarkirkan kendaraan itu di pinggir jalan di depan warung di sekitar lokasi, dengan tujuan untuk sarapan pagi.

Dedi menuturkan, mobil bernomor polisi T 1561 TC ini datang dari arah Sumedang menuju Garut.

"Saat ditinggal ke warung itulah mobil yang diparkir dari arah Sumedang ini nyelonong hingga menyeberangi jalan dan masuk ke parit persis di depan kantor Kecamatan Ganeas," ujar Dedi kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa sore.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejadian ini, kata Dedi, sempat membuat warga sekitar merasa aneh.

Namun, setelah ditanyakan kepada sang sopir, diduga mobil kosong ini jalan nyelonong sendiri karena sang sopir lupa menggunakan rem tangan.

"Kejadiannya memang sempat membuat warga sekitar aneh, karena nyelonongnya lumayan jauh dari tempat diparkirkannya mobil ini. Saat kejadian, arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sedang sepi. Tapi saat ditanya, sopir lupa tidak ngerem tangan. Jadinya saat ditinggal itu, mobil nyelonong sendiri," tutur Dedi.

Baca juga: Ambil Paksa Mobil Kredit, Debt Collector Asal Medan Ditangkap

Dedi menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Baik sopir atau pun pengguna jalan.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Sopir selamat tanpa mengalami luka-luka. Mobilnya rusak parah pada bagian depan karena nyungsep masuk parit. Setelah mobil derek datang, arus lalu lintas kembali lancar," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X