Kompas.com - 11/03/2020, 23:12 WIB
Raja dan Ratu Belanda Foto Bersama Penari Ramayana di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, DIY Rabu (11/3/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONORaja dan Ratu Belanda Foto Bersama Penari Ramayana di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, DIY Rabu (11/3/2020)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com- Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorregueta Cerruti dari Belanda mengaku terpesona dengan pertunjukan Sendratari Ramayana, Rabu (11/3/2010) malam.

Saat selesai pertunjukan sendratari, Raja dan Ratu sempat menemui beberapa pemain inti di tengah panggung pertunjukan.

Salah seorang pemain sendratari Endra Wijaya (29) mengaku mendengar pernyataan dari keduanya tentang pertunjukan.

"Yang jelas saya ingat tentang pertunjukan tadi. Mereka sangat mengapresiasi dan merasa sangat senang melihat pertunjukan Ramayana," kata Endra ditemui wartawan seusai pertunjukan Rabu.

Baca juga: Raja Belanda Jalan Kaki Susuri Kampung dan Nikmati Mural di Yogyakarta

"Dan juga merasa pandangannya istilahnya sepektakuler bagi mereka," ucap Endra

Endra mengaku tak begitu ingat karena dirinya berada di bawah. Keduanya berbincang dengan pemeran Rama dan Shinta. Dia sendiri berperan sebagai Hanoman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dijelaskan, dalam pertunjukan Sendratari Ramayana ada 80 orang pemainnya termasuk pengrawit. Setiap ada kunjungan dari tamu penting, dirinya ikut pentas.

Baca juga: Blangkon dari Perak, Cenderamata Sri Sultan HB X untuk Raja Belanda

 

Selain sudah melakukan pertunjukan dengan Raja Belanda dan rombongan, Endra mengaku sudah berpengalaman pentas di depan keluarga Raja Malaysia dan juga raja Nusantara, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorregueta Cerruti dari Belanda mengunjungi kawasan Candi Prambanan, perbatasan DIY-Jateng. Keduanya sempat menyaksikan pertunjukan sendratari Ramayana di panggung teater.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.