Demam Berdarah di Sumedang Mencapai 115 Kasus dengan 2 Kematian

Kompas.com - 10/03/2020, 17:41 WIB
Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti. Ilustrasi demam berdarah, nyamuk aedes aegypti.

SUMEDANG, KOMPAS.com - Dua warga Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD).

Menurut data di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, sepanjang 2020, tercatat ada 115 kasus warga yang terjangkit penyakit akibat nyamuk aedes aegypti tersebut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Anna Sabana mengatakan, kasus DBD merata di seluruh wilayah kecamatan di Sumedang.

"Dari awal 2020 sampai Maret ini, sudah ada 115 kasus demam berdarah, dua meninggal dunia," ujar Anna kepada Kompas.com di Sumedang, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: 142 Orang Positif DBD di Tasikmalaya, 3 Meninggal Dunia

Anna menuturkan, data ini diperoleh Dinas Kesehatan dari RSUD Sumedang.

"Kasusnya merata, hampir di semua kecamatan ada," kata Anna.

Menurut Anna, masalah kebersihan menjadi salah satu pencetus demam berdarah.

Misanya, masih banyaknya genangan air yang menjadi tempat tumbuh kembang jentik nyamuk.

Baca juga: Demam Berdarah di NTT Sebabkan 32 Orang Tewas dan Ribuan Dirawat

Anna menyebutkan, agar kasusnya tidak terus bertambah dan dapat terus diminimalisasi, warga diimbau untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Anna menambahkan, warga juga terus menggelorakan kebersihan lingkungan, menjaga pola hidup bersih dan sehat.

"Selain itu, di satu rumah ada anggota keluarga yang bertugas sebagai juru pemantau jentik (Jumantik). Kami imbau juga untuk rutin melakukan gerakan 3M, mengubur, menguras dan menutup," kata Anna.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Kesal E-KTP Tak Kunjung Jadi, Perempuan Ini Ngamuk Sambil Bawa Pisau

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

[POPULER NUSANTARA] Kontak Senjata di Depan Kantor Bupati Intan Jaya | Ajudan Gubernur Maluku Aniaya Petugas Bandara

Regional
Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Gara-gara Utang Judi Game Online Rp 766 Juta, Jefri Diculik dan Dianiaya hingga Tewas, Ini Kronologinya

Regional
Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Dari Arisan RT, 20 Warga Kulon Progo Terpapar Corona, Virus Menyebar hingga ke Pasar Tradisional

Regional
Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Fakta Brigadir Kiki Pukul Petugas Bandara, Korban Pendarahan di Hidung, Berujung ke Jalur Hukum

Regional
Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Anggota DPRD Tegal Gelar Pentas Dangdutan Timbulkan Kerumunan, Ganjar: Tahan Diri

Regional
Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Bakal Paslon Tak Lolos karena Status Mantan Koruptor, Ratusan Pendukung Demo KPU Dompu

Regional
Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X