Berperilaku Aneh Saat Ditilang, Ternyata Siswa SMP Ini Simpan 9 Paket Sabu

Kompas.com - 09/03/2020, 22:21 WIB
Wakasat Lantas Polresta Samarinda AKP Noordhianto saat memberi keterangan pers di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Senin (9/3/2020) sore. KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWakasat Lantas Polresta Samarinda AKP Noordhianto saat memberi keterangan pers di Mapolresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Senin (9/3/2020) sore.

SAMARINDA, KOMPAS.com - Dua pelajar SMP di Samarinda, Kalimantan Timur, ditangkap polisi karena membawa 9 paket sabu seberat 4,32 gram.

Awalnya Unit Turjawali Satlantas Polresta Samarinda hanya memeriksa kendaraan dan penindakan pelanggaran lalu lintas di Jalan Dr Soetomo, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (8/3/2020).

Saat bersamaan kedua pelajar ini melintas menggunakan kendaraan bernopol KT 5676 UM di jalur tersebut tanpa kelengkapan surat-surat kendaraan dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

"Saat ditahan keduanya menunjukkan gelagat mencurigakan," kata Wakasat Lantas Polresta Samarinda AKP Noordhianto saat memberi keterangan pers, Senin (9/3/2020) sore.

Baca juga: Polisi Tanjungpinang Gagalkan Penyelundupan 6 Kg Sabu Jenis Baru

Saat digeledah polisi ternyata mereka menyimpan sembilan paket sabu di celana dalamnya.

Petugas langsung mengamankan keduanya dan menyerahkan kepada Satreskoba Mapolresta Samarinda.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kasat Reskoba Polresta Samarinda, Kompol Raden Sigit Satrio Hutomo mengatakan kedua pelajar itu mengaku menggunakan sendiri narkoba tersebut.

"Tapi kami enggak percaya. Kami masih selidiki lebih lanjut dari mana mereka dapat barang itu dan mau dibawa ke mana," ungkapnya saat dihubungi terpisah.

Baca juga: Belajar dari YouTube, Residivis Curanmor Racik Sabu untuk Konsumsi Sendiri

"Kalau mau dipakai sendiri, kenapa ada sembilan paket sabu. Itu banyak. Jadi kami curiga kedua anak ini mau mengedarkan barang tersebut," sambung dia.

Saat ini kedua pelajar ini masih menjalani pemeriksaan. Keduanya juga dinyatakan positif narkoba saat tes urin.

Karena masih anak-anak, penanganannya kedua remaja menggunakan standar UU perlindungan anak.

"Jadi waktu penyelidikan tidak lama seperti orang dewasa. Jadi dalam waktu dekat segera kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri untuk penuntutan," jelasnya.

Meski demikian, Sigit memastikan keduanya tetap dipidana meski di bawah umur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X