Aplikasi Lancang Kuning Diresmikan Panglima TNI dan Kapolri, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 09/03/2020, 19:28 WIB
Panglima TNI dan Kapolri saat melaunching aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara di Pekanbaru, Riau, Senin (9/3/2020). Dok. Polda RiauPanglima TNI dan Kapolri saat melaunching aplikasi Dasboard Lancang Kuning Nusantara di Pekanbaru, Riau, Senin (9/3/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Aziz meresmikan aplikasi Lancang Kuning Nusantara di Pekanbaru, Riau, Senin (9/3/2020).

Aplikasi tersebut merupakan program digital yang akan digunakan oleh 11 kepolisian daerah (Polda) yang memiliki wilayah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Aplikasi Lancang Kuning Nusantara ini merupakan hasil karya Polda Riau, yang bertujuan untuk penanggulangan karhutla.

Baca juga: Cerita Satgas Garuda Berhasil Padamkan Karhutla di Area Situs Bersejarah Aborigin Berusia 35.000 Tahun

Aplikasi ini sebelumnya sudah digunakan oleh jajaran Polda Riau untuk memantau titik api, sehingga kebakaran dan kabut asap bisa cepat diatasi.

Hadi Tjahjanto mengatakan, aplikasi ini sangat penting dimiliki wilayah-wilayah yang setiap tahun mengalami karhutla.

Namun, menurut dia, aplikasi ini tidak bisa berjalan efektif tanpa ditindaklanjuti dengan dua hal pokok.

"Setelah kita mengetahui deteksi dini melalui aplikasi tadi, kemudian kita informasikan ke lapangan untuk kita identifikasi, apakah titik api dan lokasinya di mana," kata Hadi dalam peresmian aplikasi Lancang Kuning Nusantara, Senin.

Baca juga: Gojek Pecat Driver Ojol yang Tampar Kasir Alfamart di Palembang

Menurut Hadi, hal pokok kedua setelah memastikan adanya titik api, yakni segera berkoordinasi untuk eksekusi dengan pemadaman api.

"Menggunakan helikopter water bombing atau kah pemadaman lewat darat menggunakan pompa-pompa air," ucap Hadi.

Sementara itu, Idham Aziz mengatakan, aplikasi Lancang Kuning Nusantara merupakan terobosan dan inovasi dari Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi untuk mengatasi karhutla di Riau.

Menurut Idham, inovasi ini juga tak lepas dari perhatian Presiden Joko Widodo, agar setiap titik api segera dipadamkan dengan cepat, tepat dan efektif.

"Di Riau, aplikasi Lancang Kuning Nusantara sudah berjalan dan mumpuni menekan ancaman karhutla, karena seluruh petugas dapat dikendalikan melalui satu komando," kata Idham.

Kapolri pun memberikan apresiasi kepada Kapolda Riau.

Baca juga: Dinkes Babel Tidak Akan Keluarkan Surat Bebas Corona

Bahkan, Idham berjanji akan memberikan penghargaan.

"Saya juga berterima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia. Izin Panglima, saya akan cari jabatan terbaik untuk Kapolda Riau setelah ini. Jika berprestasi, saya kasih reward, begitu juga sebaliknya," kata Idham.

Peresmian aplikasi Lancang Kuning Nusantara ditandai dengan penekanan tombol bersama.

Selanjutnya Panglima TNI dan Kapolri melakukan komunikasi dengan petugas di lapangan melalui aplikasi tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X