Kompas.com - 09/03/2020, 10:35 WIB
Ajudan Wali Kota Salatiga Andriyanto dihukum lari saat apel pagi. KOMPAS.com/ISTAjudan Wali Kota Salatiga Andriyanto dihukum lari saat apel pagi.

SALATIGA, KOMPAS.com - Wali Kota Salatiga Yuliyanto menghukum ajudannya, Andriyanto, lari mengitari lapangan menggunakan seragam lengkap saat apel pagi.

Hukuman tersebut diberikan kepada Andriyanto lantaran lupa tak membawa tumbler botol air minum.

Selain lari, Andriyanto juga diharuskan berteriak "Saya lupa membawa tumbler" berulang kali.

Yuliyanto menegaskan, dia sudah mengingatkan jajarannya untuk tidak lupa membawa botol air minum.

"Saya beberapa hari ini bertanya ke ajudan, ternyata dia sering kali lupa. Semoga dengan hukuman ini menjadi shock therapy agar tidak ada lagi alasan lupa membawa tumbler," ujarnya, Senin (9/3/2020).

Baca juga: Wali Kota Salatiga Susun Aturan untuk Kurangi Sampah Plastik

Dia juga meminta ASN yang ikut apel pagi mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponselnya masing-masing.

"Ini adalah sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Salatiga untuk mengurangi sampah plastik," terangnya.

Menurut Yuliyanto, hukuman tersebut hanya sebagai pengingat agar semua jajaran Pemkot Salatiga tidak lupa membawa tumbler.

"Saya berharap agar pengurangan sampah plastik menjadi signifikan dengan penggunaan tumbler dalam kegiatan sehari-hari. Pemerintah juga menyiapkan rancangan aturan terkait penggunaan kantong plastik," paparnya.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Pesta Rakyat Jateng 2019 Pakai Air Isi Ulang

Untuk menunjang kebijakan penggunaan tumbler selama ASN bertugas, dirinya  menginstruksikan kepada setiap kepala badan atau dinas, termasuk BUMD, untuk menyediakan air dalam botol galon untuk isi ulang.

"Total pegawai di jajaran Pemkot sekitar 5.000 orang, jika ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan, tentu sampah plastik akan berkurang," jelasnya.

Sementara itu, Andriyanto mengaku tak mempermasalahkan hukuman yang diterimanya.

"Saya dari minggu kemarin setiap mau berangkat ke kantor ditanya Pak Wali soal tumbler, ternyata hari ini mendapat hukuman karena kelalaian saya," jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X