Wali Kota Salatiga Susun Aturan untuk Kurangi Sampah Plastik

Kompas.com - 08/01/2020, 12:45 WIB
Petugas sedang memilah sampah di TPS yang ada di daerah Pungkursari Salatiga KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAPetugas sedang memilah sampah di TPS yang ada di daerah Pungkursari Salatiga

UNGARAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Salatiga, Jawa Tengah, berencana mengeluarkan aturan untuk membatasi penggunaan plastik sekali pakai.

Aturan itu digodok karena adanya temuan volume sampah plastik di Salatiga yang dianggap cukup tinggi.

"Ini sedang dalam penyusunan Perwali untuk pembatasan plastik," kata Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Rabu (8/1/2020).

Aturan itu, kata Yuliyanto, nantinya diharapkan bisa mengubah gaya hidup masyarakat Salatiga.

Baca juga: Warga Bekasi Diminta Tumpuk Sampah Sisa Banjir di Jalan Utama agar Lebih Cepat Diangkut

Selama ini, masyarakat kota itu dianggap masih terbiasa dengan gaya hidup sekali pakai yang malah meningkatkan volume sampah.

"Sekarang harus ada edukasi, pakai tumbler untuk botol minuman, pakai sedotan jangan yang sekali pakai, pakai sedotan stainless atau dari bambu, intinya jangan hobi nyampah," kata Yuliyanto.

Berdasarkan data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, setiap hari masyarakat daerah tersebut menghasilkan 82 ton sampah.

20 persen atau 16,4 ton di antaranya adalah sampah plastik sekali pakai.

Baca juga: Pesisir Jakarta Diperkirakan Akan Terpapar Sampah Plastik hingga Februari

Selain soal tingginya volume sampah plastik, Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga juga mengalami kekurangan tempat pembuangan sementara (TPS).

Saat ini, Pemerintah Kota Salatiga sedang memetakan beberapa daerah dan titik untuk dibangun TPS agar bisa menampung sampah rumah tangga.

"Kalau untuk jumlah truk, saya kira sementara sudah cukup. Apalagi mobilitas truk sampah lumayan tinggi dengan jam kerja yang padat," kata Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, Udiyatno.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Ini Sosok Bupati Kutai Timur Ismunandar yang Jadi Tersangka KPK Bersama Istri

Regional
100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

100 Lebih Tenaga Medis di Maluku Terinfeksi Covid-19, Angka Kesembuhan 50 Persen

Regional
Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Satu Tenaga Medis di Gunungkidul Positif Corona

Regional
Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Tambah 61 Kasus Positif Covid-19, Rekor Penambahan Tertinggi di Gresik

Regional
Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Setelah Terapkan New Normal, Jumlah Kasus Positif Baru Covid-19 di Kobar Melonjak

Regional
RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

RS Rujukan di Jateng Mampu Tampung 2.047 Pasien Covid-19

Regional
Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Pemkot Malang Siapkan Rumah Isolasi untuk Pasien Covid-19 yang Tidak Disiplin

Regional
Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Gubernur Gorontalo Imbau Warga di Sekitar Sungai Bone Segera Mengungsi

Regional
Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Hasil Penyisiran Polisi di Desa Mompang Julu Pasca-bentrokan Madina, 8 Warga Diamankan

Regional
Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Konservasi Kampar Bergembira, Gajah Ngatini Lahirkan Bayi Jantan, Diberi Nama oleh Gubernur

Regional
Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Cabuli Siswi SD Selama 4 Tahun, Tukang Ojek di Manado Ditangkap

Regional
Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Tak Semua yang Hadir Saat Rhoma Irama Konser Ikut Tes Covid-19, Ini Sebabnya

Regional
Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Akibat Seorang Warga Positif Covid-19 Setelah Pulang dari Denpasar, 990 Orang Dikarantina

Regional
Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Respons Polisi soal Viral Pesta Perpisahan Siswa SMK Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X