Batuk dan Panas Tinggi Usai Umrah, Warga Sumsel Dirawat di Ruang Isolasi

Kompas.com - 03/03/2020, 16:47 WIB
M salah satu jemaah umrah yang tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB)II Palembang mengalami demam tinggi hingga harus dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang,  Selasa (3/3/2020). ISTIMEWAM salah satu jemaah umrah yang tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB)II Palembang mengalami demam tinggi hingga harus dirawat di ruang isolasi RSMH Palembang, Selasa (3/3/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com- Seorang laki-laki warga Prabumulih, Sumatera Selatan, berinisal M (64) dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang.

Sebelumnya, M baru kembali dari perjalanan umrah di Arab Saudi.

M dirujuk ke RSMH Palembang, lantaran mengalami batuk, sesak napas serta demam tinggi ketika tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Corona, RSUD Tangerang Tambah 3 Ruang Isolasi

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Palembang Nur Purwoko Widodo mengatakan, dari hasil laporan yang ia terima, suhu tubuh M lebih dari 38 derajat celsius.

Selain itu, beradasarkan analisis awal, M terindikasi terkena suspect MERS.

"Sampai saat ini Saudi itu belum ada laporan yang menderita corona. Tapi kasus MERS juga belum ditutup, kami curiganya, diagnosa kerjanya mengarah ke suspect MERS," kata Nur saat dikonfirmasi.

Baca juga: Banyak Pasien Berobat dan Minta Surat Bebas Corona di RSHS Bandung

Menurut Nur, seluruh penumpang pesawat Lion Air yang terbang bersama M telah diberikan  health alert card (HAC), untuk memantau keadaan mereka.

"Dirujuk hanya satu penumpang, yang lain sudah diperbolehkan pulang," ujar Nur.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan Kasus Positif Virus Corona

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi mengumumkan ada satu kasus virus corona yang pertama di negara mereka pada Senin kemarin.

Dikutip dari kantor berita SPA via Arab News, pasien yang positif virus corona disebut melakukan perjalanan dari Iran melalui Bahrain.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan, dalam rangka tindakan pencegahan, pihaknya telah mengirim tim untuk menyelidiki dan mengambil sampel pasien tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan. Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 4 Maret 2021

Regional
Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Mengaku Diculik, Nabhani Kabur karena Masalah Kantor, Keluarga Sempat Lapor Polisi, Ini Kronologinya

Regional
Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Pelaku Pembunuhan Sembunyi 8 Jam Dalam Toko di Blitar, Curi Uang dan Aniaya Pemilik hingga Tewas, Ini Ceritanya

Regional
Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Mendaki Gunung Ijen dengan Bupati Banyuwangi, Puan: Keren Banget...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X