Mendagri: Cegah Virus Corona dengan Olahraga dan Makanan Bervitamin

Kompas.com - 03/03/2020, 16:35 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan paparan dalam rapat kerja perecepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/2/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAMenteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian saat memberikan paparan dalam rapat kerja perecepatan penyaluran dan pengelolaan dana desa di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/2/2020).

MATARAM, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyampaikan, pencegahan virus corona bisa dilakukan dengan cara berolahraga dan mengonsumsi makanan yang bergizi, agar daya imun tubuh bisa kuat.

“Upaya dalam langkah preventif yakni kita harus memperkuat daya tahan tubuh, seperti olahraga, makanan yang bervitamin,” kata Tito, usai menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja ke-70, dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-58 di eks Bandara Selaparang, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (3/3/2020).

Tito menyarankan, masyarakat mengonsumsi makanan yang bervitamin, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

Baca juga: Bali Bersiap Hadapi Kemungkinan Terburuk Virus Corona

“Banyak makanan yang bergizi seperti vitamin, buah-buahan sayur-sayuran, madu, sehingga daya tahan tubuh betul-betul kuat," kata Tito.

Mantan Kapolri ini menyampaikan bahwa Indonesia beruntung mempunya daerah tropis yang mempunyai waktu sinar matahari lebih banyak.

Kondisi tersebut menurutnya bisa mematikan virus corona tidak bisa berkembang lama.

“Sering-sering untuk berjemur, terutama untuk matahari pagi, kami semua belajar dari dulu, matahari pagi itu banyak mengandung manfaat, terutama vitamin D,” kata Tito.

Sebelumnya, Tito mengimbau kepada masyarakat agar tak panik menanggapi penyebaran virus corona yang mulai masuk ke Indonesia.

Pemerintah telah melakukan langkah terbaik menangani virus tersebut.

Baca juga: Wali Kota Minta Warga Malang Ramah ke Wisatawan, Jangan Khawatir Virus Corona

“Saya kira kita tidak perlu panik bahwa pemerintah sudah berupaya, dengan segala kemampuan yang ada,” kata Tito.

Dirinya juga mengingatkan masyarakat tak berlebihan menanggapi kabar yang beredar seputar virus corona.

Jangan sampai, informasi itu justru memberikan dampak buruk bagi perekonomian dan keamanan bangsa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini Untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
'Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga'

"Suami Saya Salah, tapi Tolong, Jangan Bawa Keluarga"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X