Kompas.com - 03/03/2020, 16:32 WIB
Beberapa pasien nampak menunggu di depan ruang pendaftaran RSUS Tangerang, Rabu (27/2/2019). Mulai hari ini pukul 06.00 WIB RSUD Tangerang sudah membuka layanan kesehatannya untum masyarakat dengan membuka 18 poliklinik. KOMPAS.com/ TATANG GURITNOBeberapa pasien nampak menunggu di depan ruang pendaftaran RSUS Tangerang, Rabu (27/2/2019). Mulai hari ini pukul 06.00 WIB RSUD Tangerang sudah membuka layanan kesehatannya untum masyarakat dengan membuka 18 poliklinik.

SERANG, KOMPAS.com - RSUD Tangerang menambah tiga ruang isolasi untuk mengantisipasi adanya pasien terdampak virus corona.

RSUD Tangerang menjadi salah satu dari dua rumah sakit rujukan pasien virus corona di Banten.

"Tadinya di RSUD Tangerang ada empat ruang isolasi, sekarang ada penambahan tiga," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti di Pendopo Gubernur Banten, Selasa (3/3/2020).

Baca juga: Warga Borong Sembako, Gubernur Banten Jamin Stok Bahan Pokok Cukup

Tiga ruang isolasi tersebut saat ini tengah dibangun dan akan siap dalam empat hari mendatang.

Dengan demikian, dari dua rumah sakit rujukan virus corona di Banten, nantinya ada total 11 ruang isolasi, karena RSDP Serang memiliki empat ruang isolasi.

Selain dua rumah sakit tersebut, Ati mengatakan, ada rencana untuk menambah satu lagi rumah sakit rujukan corona di Banten, yakni RSUD Banten.

Baca juga: Imbauan untuk Seluruh Kepala Sekolah di Jabar Terkait Virus Corona

Baca juga: Banyak Pasien Berobat dan Minta Surat Bebas Corona di RSHS Bandung

Namun, menurut Ati, harus ada penambahan fasilitas terlebih dahulu.

"Keputusan rumah sakit rujukan adanya di Kemenkes, tapi tidak menutup kemungkinan, keinginan Bapak Gubernur untuk menjadikan RSUD Banten menjadi rumah sakit rujukan ketiga di Banten," kata dia.

Meski demikian, menurut Ati, fasilitas dari dua rumah sakit yang sebelumnya sudah ditunjuk sebagai rujukan, sudah cukup untuk mengantisipasi adanya pasien yang terdampak corona.

Baca juga: Pasien Meninggal di Cianjur Dipastikan Negatif Virus Corona

Apalagi, hingga saat ini belum ada kasus virus corona di Banten.

"Semuanya belum ada yang terisi dan jangan sampai ada. Sampai saat ini belum ada kasus," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X