Seratusan Member Investasi Bodong MeMiles Demo Kejati Jatim, Minta Aplikasi Tak Diblokir

Kompas.com - 02/03/2020, 15:32 WIB
Aksi simpatik member Memiles di depan kantor Kejati Jatim, Senin (2/3/2020). KOMPAS.COM/A. FAIZALAksi simpatik member Memiles di depan kantor Kejati Jatim, Senin (2/3/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 100 lebih member MeMiles menggelar aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Timur di Surabaya, Senin (2/3/2020).

Mereka berharap aplikasi MeMiles tidak diblokir, meski saat ini beberapa pimpinan perusahaan sedang diproses hukum.

Selain membagikan bunga kepada pengguna jalan, massa dengan ikat kepala bertuliskan "Save Memiles" itu juga mengangkat poster-poster yang berisi tulisan bernada pembelaan terhadap Memiles seperti "#Save Memilies", "Memiles Bukan Bank dan Bukan Investasi", "Memiles Untuk Indonesia", "Memiles Karya Anak Bangsa", "Memiles Itu E-Commerce", dan "Memiles itu Start Up".

Ketua Forum Komunikasi Member Memiles, David Oktarevia mengatakan, aksi dihadiri oleh seratusan member MeMiles dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca juga: Apa Itu Investasi MeMiles hingga Beromzet Rp 750 Miliar?

 

Aksi tersebut untuk memberikan gambaran penuh tentang apa itu MeMiles kepada kejaksaan yang saat ini sedang meneliti berkas kasus MeMiles.

"Kami berharap bisnis melalui aplikasi ini harus tetap berjalan karena dampaknya sangat menguntungkan bagi para member. Meski begitu kami tidak akan mengintervensi penegak hukum," kata David usai menemui pejabat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.

Dia mengaku sangat senang karena pihak kejaksaan berjanji akan memeriksa kasus MeMiles dengan lebih detil dan komprehensif.

Sehingga nantinya bisa memberikan keputusan hukum yang tepat.

Sebelumnya diberitakan, Ditreskrimsus Polda Jawa Timur membongkar investasi bodong beromzet Rp 750 miliar yang telah berjalan dalam jangka waktu delapan bulan.

Investasi itu dikenal dengan nama MeMiles.

Baca juga: Penyidikan Kasus MeMiles Rampung, 147 Miliar dan 28 Unit Mobil Diamankan

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Ratusan Rumah di 4 Kecamatan di Merangin Diterjang Banjir

Regional
Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Fenomena Hujan Es di Bali dan Lombok, Ini Hal Penting yang Perlu Diketahui

Regional
BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

BMKG Ingatkan Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Kepri

Regional
'Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI'

"Jadi yang Menolak Itu Masyarakat Secara Umum Kampung Taliwang, bukan FPI"

Regional
Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Belajar Tatap Muka Dimulai Tahun Depan, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Pemuda di Gunungkidul Buat Miniatur Kapal Pesiar dari Bambu, Harganya hingga Rp 12 Juta

Regional
386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

386 Narapidana di Riau Masih Positif Covid-19, Polisi Beri Bantuan

Regional
Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Warga Tolak Penertiban Baliho Rizieq Shihab, Satpol PP: Mereka Minta Dipasang Kembali

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kisah Bocah Kleptomania yang Bikin Balai Rehabilitasi Menyerah | Pesta Pernikahan Anak Kepala BPBD Dibubarkan Polisi

Regional
Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Fakta Napi Kendalikan Rumah Pabrik Sabu di Lombok Timur

Regional
BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X