Oknum Guru SD Cabuli 5 Murid di Kelas dan Gudang Selama Setahun

Kompas.com - 29/02/2020, 20:16 WIB
Ilustrasi Thinkstockphotos.comIlustrasi

KOMPAS.com- Seorang oknum guru SD di Serang, Banten, AJ nekat melakukan aksi bejat dengan mencabuli muridnya selama satu tahun terakhir.

Kasatreskrim Polres Serang Kota AKP Indra Feradinata, mengatakan tindakan cabul AJ dilakukan di sekolah, mulai di ruang kelas hingga gudang sekolah.

"Sudah satu tahun belakangan, (melakukan aksinya) kalau kondisinya memungkinkan saja di sekolah, di kelas, di gudang," kata Indra saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (28/2/2020).

Indra mengatakan saat ini sudah ada lima siswa yang menjadi korban AJ.

Kejadian terbongkar ketika salah satu korban merasakan sakit di bagian kemaluannya saat kencing.

Orang tua korban yang merasa curiga lalu melaporkannya kepada Polres Serang, Kamis (27/2/2020).

Tak lama kemudian, AJ dicokok polisi atas tuduhan melakukan pencabulan kepada muridnya.

Baca juga: Kakek Cabuli Siswi SMP di Ruang Keluarga, Korban Hamil dan Pelaku Ditangkap

Bercanda dan dirayu

Ilustrasi PerkosaanKOMPAS.COM/HANDOUT Ilustrasi Perkosaan
Dalam pemeriksaan, AJ mengaku melancarkan aksinya dengan spontan, yaitu dengan merayu korban ataupun dengan candaan.

"Namanya anak-anak masih kecil, enggak paham," kata dia.

AJ ternyata berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang sudah mengabdi menjadi guru selama 25 tahun.

Namun kariernya sebagai pendidik terancam hancur akibat ulahnya sendiri.

Dia diancam dengan Pasal 82 ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan hukuman penjara di atas 5 tahun.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Banten, Acep Nazmudin | Editor: Dony Aprian)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

[POPULER NUSANTARA] Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Jadi Tersangka | Polisi Bubarkan Acara KAMI

Regional
Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Perluasan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar Telan Anggaran Rp 2,6 Triliun

Regional
Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Pemkot Pontianak Mulai Batasi Aktivitas Warga pada Malam Hari

Regional
Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Fakta Bocah 10 Tahun Dibunuh lalu Diperkosa, Pelaku Ternyata Masih Ada Hubungan Keluarga dengan Korban

Regional
Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X