Tepis Hoaks, Perum Jasa Tirta II Pastikan Bendungan Jatiluhur Aman

Kompas.com - 24/02/2020, 21:43 WIB
Kondisi Sungai Citarum di Jalan Tarumanegara, Karawang Barat, Minggu (23/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDAKondisi Sungai Citarum di Jalan Tarumanegara, Karawang Barat, Minggu (23/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Perum Jasa Tirta (PJT) II memastikan daya tampung Bendungan Jatiluhur atau Bendungan Ir. H. Juanda masih aman.

Sekretaris Perusahaan PJT II Nandang Munandar mengatakan, kabar Bendung Walahar meluap dan kapasitas Bendungan Jatiluhur sudah penuh adalah hoaks.

Kata dia, Bendungan Jatiluhur tidak memiliki pintu yang dibuka tutup untuk melepas banjir.

Sebab, seluruh debit dikeluarkan melalui pembangkit listrik (PLTA).

"Saat ini TMA (tinggi muka air) waduk masih di bawah normal, yaitu + 96,60 mdpl (normal + 107,00 mdpl) atau 10,4 m dibawah normal," kata Nandar melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Banjir di Karawang Meluas, Seribuan Warga Mengungsi

Nandang menjelaskan, air yang keluar dari Bendungan Jatiluhur hanya 93 meter kubik per detik. Dimana debit banjir berasal dari Sungai Cikao tercatat sebesar 223,82 meter kubik per detik.

Sementara puncak limpasan Cibeet 681 meter kubik per detik menuju aliran ke Kabupaten Karawang yang berada di hilir atau bawah Bendungan Jatiluhur.

Aliran Sungai Cikao, kata dia, kemudian masuk kedalam aliran Sungai Citarum di Desa Cikao, Kecamatan Jatiluhur.

Baca juga: Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Selanjutnya Sungai Citarum bertemu dengan Sungai Cibeet.

" Banjir di Sungai Citarum hari ini di Karawang disebabkan oleh besarnya aliran sungai lokal di bawah Bendungan Jatiluhur," ujarnya.

Berangkat dari hal tersebut, Nandar meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap berita palsu atau hoaks yang diembuskan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

"Jangan percaya kabar hoaks," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X