Banjir di Karawang Meluas, Seribuan Warga Mengungsi

Kompas.com - 24/02/2020, 17:06 WIB
Relawan tengah menyeberangkan warga Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang di banjir akibat meluapnya Sungai Cikereteg dan Sungai Citaman, Senin (24/2/2020). KOMPAS.COM/FARIDARelawan tengah menyeberangkan warga Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Kabupaten Karawang di banjir akibat meluapnya Sungai Cikereteg dan Sungai Citaman, Senin (24/2/2020).

KARAWANG, KOMPAS.com - Banjir di Karawang, Jawa Barat, meluas di sejumlah desa di 9 kecamatan. Ribuan warga mengungsi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Yasin Nasrudin mengatakan, hari ini Senin (24/2/2020) banjir melanda Desa Tamanmekar di Kecamatan Pangkalan; Desa Wanajaya di Kecamatan Telukjambe Barat; Desa Cikande Kecamatan Cilebar, serta Desa Dawuan Barat dan Tengah di Kecamatan Cikampek.

"Banjir terbaru disebabkan oleh luapan sejumlah anak sungai, dari anak Sungai Cikereteg untuk banjir di Pangkalan dan Telukjambe Barat. Kemudian anak Sungai Cikaranggelam untuk Cikampek," ungkap Yasin ditemui di kantornya.

Baca juga: Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Yasin menyebut, ketinggian air bervariasi mulai dari 20 hingga 100 sentimeter.

Sedikitnya 18.398 jiwa terdampak banjir dalam dua hari terakhir di 9 kecamatan.

Sembilan kecamatan tersebut yakni Kecamatan Cilebar, Batujaya, Tempuran, Rengasdengklok, Kutawaluya, Pangkalan, dan Kecamatan Telukjambe Barat.

"Sebanyak 5.575 kepala keluarga dengan jumlah 18.398 jiwa yang terdampak. Namun yang mengungsi itu di Kecamatan Rengasdengklok ada di tiga titik sebanyak 1.396 jiwa," ungkap Yasin.

Sebelumnya, Minggu (23/2/2020), banjir melanda Desa Rengasdengklok Utara dan Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok.

Kemudian Desa Kutajaya, Kutakarya, Kutagandok, dan Desa Sampalan di Kecamatan Kutawaluya.

Baca juga: Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Selain itu, ada Desa Karyamakmur, Telukambulu, Telukbango, Batujaya, dan Desa Segaran di Kecamatan Batujaya.

"Banjir juga terjadi di Desa Pancakarya dan Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran. Kemudian Desa Pusakajaya Selatan, Kecamatan Cilebar," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Pedagang Ayam Masih Berjualan Usai Swab, Setelah Positif Covid-19 Menolak Diisolasi

Regional
Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Gubernur Erzaldi: Pembukaan Pariwisata Terbuka di Babel Dilakukan Bertahap

Regional
Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Usai Dicekoki Miras, Siswi SMP di Cilegon Dicabuli 4 Remaja 2 Kali

Regional
4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

4.825 Kursi SMA/SMK Negeri di Jateng Ternyata Belum Terisi

Regional
Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Dedi Mulyadi: Ekspor Jalan, Penyelundupan Benih Lobster Jalan Juga

Regional
Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Tak Terima Ditegur, Pengendara Mobil Ugal-ugalan Tabrak Polisi hingga Tewas

Regional
'Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara'

"Saya Meminta Maaf kepada Keluarga dan Masyarakat Sumatera Utara"

Regional
Pencuri Bertopeng Beraksi di OKI, Gondol Perhiasan Emas yang Ternyata Imitasi

Pencuri Bertopeng Beraksi di OKI, Gondol Perhiasan Emas yang Ternyata Imitasi

Regional
Korban Tewas Banjir Bandang di Masamba Sudah Mencapai 16 Orang

Korban Tewas Banjir Bandang di Masamba Sudah Mencapai 16 Orang

Regional
Kasus Artis HH, Polisi Kejar Fotografer J hingga Periksa Pemalsuan Surat HH untuk ke Medan

Kasus Artis HH, Polisi Kejar Fotografer J hingga Periksa Pemalsuan Surat HH untuk ke Medan

Regional
3 Hal yang Perlu Dievaluasi dari Kasus Puluhan Pekerja Media di Jatim Terjangkit Covid-19

3 Hal yang Perlu Dievaluasi dari Kasus Puluhan Pekerja Media di Jatim Terjangkit Covid-19

Regional
Hampir Menangis, Artis HH: Mohon Maaf pada Orangtua Saya dan Warga Kota Medan

Hampir Menangis, Artis HH: Mohon Maaf pada Orangtua Saya dan Warga Kota Medan

Regional
Tawarkan Destinasi dalam Kota, Pemkot Madiun Rilis Layanan Keliling Gratis Lewat Mabour Bus

Tawarkan Destinasi dalam Kota, Pemkot Madiun Rilis Layanan Keliling Gratis Lewat Mabour Bus

Regional
Belajar Online, Guru dan Siswa di Kota Bengkulu Dapat Kuota Internet Gratis

Belajar Online, Guru dan Siswa di Kota Bengkulu Dapat Kuota Internet Gratis

Regional
Jika Terbukti Aktif Menawarkan Diri, Artis HH Bisa Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Jika Terbukti Aktif Menawarkan Diri, Artis HH Bisa Jadi Tersangka, Ini Penjelasan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X