Soal Susur Sungai dan Faktor Cuaca, Mahfud MD: Jangan Berspekulasi

Kompas.com - 22/02/2020, 18:28 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD mengunjungi keluarga siswa yang menjadi korban tenggelam di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020). KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMAMenko Polhukam Mahfud MD mengunjungi keluarga siswa yang menjadi korban tenggelam di Sungai Sempor, Sleman, Yogyakarta, Jawa Tengah, Sabtu (22/2/2020).

KOMPAS.com- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan, kondisi cuaca perlu menjadi perhatian penting sebelum melakukan kegiatan di alam.

Seharusnya, semua hal perlu dipersiapkan dengan matang, termasuk mengenai segala risikonya.

"Kalau cuacanya tidak memungkinkan, lebih baik jangan berspekulasi," katanya saat mengunjungi keluarga korban susur sungai di Sleman, Yogyakarta, Sabtu (22/2/2020).

Adapun, saat kegiatan susur sungai dimulai, gerimis masih tujun di kawasan Sleman.

Beberapa hari hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga mengguyur kawasan tersebut.

Baca juga: Tragedi Susur Sungai Sempor, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Yogyakarta

Pelajaran bagi sekolah lainnya

Proses evakuasi para siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, yang hanyut di Sungai Sempor saat melakukan kegiatan Pramuka susur sungai.dok BNPB Proses evakuasi para siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman, Yogyakarta, yang hanyut di Sungai Sempor saat melakukan kegiatan Pramuka susur sungai.
Mahfud meminta, peristiwa itu menjadi pelajaran bagi sekolah-sekolah lainnya di Indonesia.

Mahfud juga sempat berbincang dengan pihak SMPN 1 Turi dalam kunjungannya.

Pada kesempatan itu pula, ia memberikan tali asih kepada keluarga korban.

"Atas nama pemerintah, saya menyampaikan turut berduka cita sebesar-besarnya," kata dia.

Kedatangan Mahfud Sabtu (22/2/2020) sore ke Yogyakarta disambut langsung oleh Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Pakualam IX dan Bupati Sleman Sri Purnomo.

Baca juga: Cerita Bakir Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Teriak Jangan Panik hingga Lempar Akar, 6 Siswa Berhasil Diselamatkan

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Belajar Tatap Muka SMP di Padang Panjang Berjalan Lancar, Ada 9 Aturan yang Harus Dipatuhi

Regional
Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Pria Ini Bunuh Kekasihnya gara-gara Cium Bau Sperma di Sofa Rumah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 13 Agustus 2020

Regional
Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Gara-gara Rebutan Sebatang Pohon Asam, Kakek Ini Tewas Dibacok Pakai Parang

Regional
Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Warganya Sakit Makan Daging Busuk BPNT, Kepala Desa Ngamuk Buang Daging di Jalan

Regional
'Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua'

"Sejak Ada Corona, Pedagang Menderita Semua"

Regional
Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Gubernur Kepri Isdianto 2 Kali Tes Swab, Ini Hasilnya

Regional
Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Seorang Pejabat Utama Polres Madiun Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Berjalan

Regional
KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

KPK Periksa 63 Kepala SMP yang Mundur karena Diperas Kejaksaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X