BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Kompas.com - 21/02/2020, 15:44 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

AMBON, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, memastikan gempa berkekuatan 5,5 magnitudo yang terjadi di wilayah itu tidak menimbulkan kerusakan.

“Sampai siang ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang terjadi,” kata Kepala BPBD Kepulauan Tanimbar Doni B Layan kepada Kompas.com, Jumat (21/2/2020).

Dia mengatakan, sampai siang ini pos siaga bencana di wilayah itu belum menerima aduan dari masyarakat terkait dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

Baca juga: Gempa 5,5 Magnitudo di Maluku Barat Daya, Belum Ada Laporan Kerusakan

“Dengan demikian, untuk sementara tidak ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa, tapi kalau ada perkembangan lanjutan akan saya kabari,” ujar Doni.

Menurut Doni, gempa yang terjadi sangat kuat dirasakan getarannya oleh warga di wilayah Saumlaki.

Namun, karena gempa terjadi pada subuh, banyak warga yang masih dalam keadaan tertidur.

“Kuat memang getarannya, saya juga terbangun karena kaget. Tapi kejadian itu terjadi saat warga masih tidur,” ujar Doni.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,5 di Maluku akibat Deformasi Batuan Lempeng Bumi di Laut Banda

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon menyebut, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah.

Gempa terjadi akibat deformasi batuan pada lempeng bumi yang menyusup di bawah Laut Banda.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan Oblique naik atau thurst fault,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon.

Gempa berkekuatan 5,5 magnitudo mengguncang Kabupaten Maluku Barat Daya, pada Rabu (21/2/2020) pagi, yakni pada pukul 05.26 WIT.

Gempa tersebut berada pada titik koordonat 6.86 lintang selatan dan 129.69 bujur timur.

Gempa tersebut ikut dirasakan getarannya oleh warga di Saumlaki dengan skala III MMI.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Ini Tanggapan PVMBG

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Banyumas

Regional
Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Gempa Pangandaran Magnitudo 5,9 Terasa hingga Sukabumi, Belum Ada Laporan Kerusakan

Regional
Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Sabu 16 Kg, Kapolda Riau: Dia Penghianat Bangsa

Regional
Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Hidup dengan Ibu ODGJ, 4 Anak Gizi Buruk Tak Kenal Lauk, Hanya Makan Nasi dengan Sayur Rebus

Regional
Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Dramatis, Penangkapan Perwira Polisi Kurir Sabu 16 Kilogram, Alami Luka Tembak hingga Langsung Dipecat

Regional
Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Fakta Lengkap Soal Fatwa Hukum Cambuk Bagi Pemain PUBG di Aceh...

Regional
Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Gempa Terkini di Pangandaran Sempat Membuat Panik Wisatawan

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Polisi Masih Dalami Motif Warga yang Bacok Anggota DPRD Jeneponto

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Warga Diimbau Waspada Gempa Susulan

Regional
Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Korupsi Dana Desa Rp 387 Juta, Eks Kades Bontobaji Bulukumba Ditahan

Regional
Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,9 Guncang Pangandaran, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

11 Nakes Positif Covid-19, Layanan Puskesmas di Kota Palopo Dialihkan

Regional
Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Kandang Ayam Terbakar di Grobogan, 40.000 Ekor Mati dan Kerugian Capai Rp 2,5 Miliar

Regional
Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Ayah di Jember Tega Setubuhi Anak Tirinya hingga Hamil 6 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X