Seorang Remaja Tewas Tersambar Petir dalam Pertandingan Sepak Bola

Kompas.com - 21/02/2020, 11:41 WIB
Ilustrasi sambaran petir ThinkstockIlustrasi sambaran petir

KENDARI, KOMPAS.com - Dua remaja asal Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara ( Sultra) tersambar petir saat bermain dalam pertandingan sepak bola yang memperebutkan Bupati Cup I U-16.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (20/2/2020) sore di lapangan Kecamatan Palangga, Konsel.

Satu orang remaja bernama Muhammad Fery (16) dilaporkan tewas sebelum tiba di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Konawe Selatan.

Baca juga: Bermain Ponsel Sambil Mengisi Daya Saat Hujan, Tubuh Pemuda Ini Gosong Tersambar Petir, Kasur Berlubang

Sementara rekannya bernama Musta (16) masih menjalani perawatan.

Kedua remaja itu merupakan pemain yang tengah memperkuat tim sepak bola Kecamatan Tinanggea saat melawan tim Kecamatan Buke.

Pelatih Tim Persatuan Sepak Bola Tinanggea, Sahrum, mengatakan kedua korban tiba-tiba terjatuh saat petir menyambar. Saat itu pertandingan baru berjalan tujuh menit.

"Fery sempat berdiri pas habis terjatuh, tapi dia kembali duduk sambil mengeluh kesakitan. Teman di dekatnya yang lihat tadi ngaku memang almarhum mengeluarkan asap," ungkap Sahrum dihubungi, Jumat (21/2/2020).

Baca juga: Tersambar Petir, Meteran Listrik di Rumah Warga Rusak

Kedua korban sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawa Fery tidak tertolong.

Sementara, Musta saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Konawe Selatan.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Cerita Novi, Juara Kelas yang Tak Punya Gawai untuk Belajar Daring

Regional
38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

Regional
Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X