Diterima Secara Militer di Kupang, Jenazah Pratu Yanuarius Diantar lewat Jalur Darat ke Belu

Kompas.com - 18/02/2020, 11:27 WIB
Jenazah korban MI 17 diturunkan dari pesawat CN 235 milik TNI AU di Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Papua, Sabtu (15/02/2020) KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIJenazah korban MI 17 diturunkan dari pesawat CN 235 milik TNI AU di Base Ops Lanud Silas Papare, Jayapura, Papua, Sabtu (15/02/2020)

KUPANG, KOMPAS.com - Korem 161/Wirasakti Kupang akan mengawal kepulangan jenazah Pratu Yanuarius Loe, korban jatuhnya helikopter MI-17 di Pegunungan Mandala, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Danrem 161/WS Kupang, Brigjen Syaiful Rahman mengatakan, jenazah Pratu Yanuarius akan mendarat di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (17/2/2020).

"Kami telah menyediakan pelayanan garnisun, untuk membawa jenazah melalui jalur darat ke kampung halaman Pratu Yanuarius di Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu," kata Syaiful di Kupang, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Kelompok Egianus Bergerak ke Tembagapura, Kapolda Papua: Dia Membunuh Saudaranya Sendiri

Pesawat yang menerbangkan jenazah itu diperkirakan tiba di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 17.00 WITA.

Jenazah itu akan diterima secara militer sebelum diantarkan ke rumah duka.

Perjalanan darat dari Bandara El Tari Kupang menuju Kabupaten Belu diperkirakan memakan waktu sekitar enam jam.

Syaiful mengaku belum mengetahui lokasi pemakaman jenazah Pratu Yanuarius. Menurutnya, Pratu Yanuarius memilik hak untuk dimakamkan di taman makam pahlawan.

"Tapi kalau keluarga inginkan di pemakaman keluarga ya kita sedang koordinasikan soal teknisnya," kata jenderal bintang satu itu.

Sebelumnya diberitakan, helikopter MI-17 milik TNI Angkatan Darat yang hilang delapan bulan lalu di Papua ditemukan di salah satu tebing di Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Penemuan tersebut berawal dari beredarnya sebuah foto bangkai helikopter yang beredar di dunia maya pada Selasa, 4 Februari 2020.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Bukannya Kabur Saat Dipergoki Polisi, Belasan Pembalak Liar Malah Santai

Regional
120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

120 Boks Masker di Dinkes Cilegon Hilang Dicuri, Pelakunya PNS dan Honorer di Dinkes

Regional
Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Saat Akan Ditangkap, Pelaku Ini Kelabui Polisi dengan Alasan Buang Air Kecil Lalu Melarikan Diri

Regional
Enam Bulan Diselidiki,  Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Enam Bulan Diselidiki, Kapal Pengangkut Kayu Ilegal Berhasil Ditangkap di Riau

Regional
Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Update Tracing Pelatihan Petugas Haji di Surabaya: 11 Orang Positif Covid-19, 1 Meninggal

Regional
Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Elemen Sipil Sebut Jam Malam Timbulkan Trauma Masa Konflik Aceh

Regional
Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Tiba di Solo, Pemudik Dijemput Bus Menuju Tempat Karantina

Regional
Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Kronologi Puluhan Warga Kampung Hadang Polisi Setelah Pergoki Belasan Pembalak Liar

Regional
Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Komunitas Kopi Jabar Bagikan 1.000 Botol Kopi ke Tenaga Medis Covid-19

Regional
Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Data Covid-19 Pemprov Sumbar Beda dengan Nasional

Regional
Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Wali Kota Tasikmalaya Larang RW Tarik Pungutan Semprot Disinfektan ke Warga

Regional
Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Kesal Tak Diberi Uang untuk Beli Motor, Pemuda di Cianjur Bakar Rumah Orangtuanya

Regional
Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Bantah Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji: Ada Skenario Permintaan Uang Rp 35 M dan Ancaman

Regional
Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Pergoki Pembalak Liar, Polisi Malah Dihadang Puluhan Warga Kampung

Regional
65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

65 Napi di Nusakambangan Dibebaskan akibat Wabah Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X