Wali Kota Samarinda Berharap Setelah Lulus dari Hubei, Mahasiswa Kembali ke Kampung Asal

Kompas.com - 18/02/2020, 10:45 WIB
Silahturahmi lima mahasiswa asal Samarinda dan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang di ruang VIP Rumah Jabatan Walikota, Jalan S  Parman, Senin (17/2/2020). Dok. Humas Pemkot Samarinda Silahturahmi lima mahasiswa asal Samarinda dan Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang di ruang VIP Rumah Jabatan Walikota, Jalan S Parman, Senin (17/2/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang berharap mahasiswa asal Samarinda yang menempuh pendidikan di Provinsi Hubei, China, bisa kembali mengabdi di kampung asalnya setelah lulus.

Harapan tersebut disampaikan Jaang saat bertemu lima mahasiswa Samarinda setelah menjalani karantina di Natuna, Senin (17/2/2020).

"Semoga mereka bisa kembali mengabdi di Samarinda," ungkap Jaang kepada awak media, Senin.

Baca juga: Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Sambut 9 Mahasiswa Kaltim, Usai Jalani Observasi di Natuna

Jaang juga bersyukur para mahasiswa ini sehat usai karantina di Natuna.

Jaang juga berharap agar kondisi Provinsi Hubei segera membaik agar para mahasiswa bisa kembali menyelesaikan pendidikan.

"Saya menerima mereka hari ini untuk menguatkan mereka. Supaya setelah pulih di sana untuk kembali lagi menyelesaikan pendidikan," terang Jaang.

Asisten I Setkot Samarinda Tedjo Sutarnoto juga berharap agar para mahasiswa ini saat lulus bisa mengabdi di Samarinda.

"Agar segera ada pemulihan di Wuhan, agar bisa kembali lagi untuk menyelesaikan kuliahnya. Dan lulusan ini dapat mengabdi untuk Samarinda, karena mereka ini lulusan dokter," ungkap Tedjo.

Kepada Wali Kota dan jajarannya, para mahasiswa menyampaikan banyak hal seputar pendidikan dan kondisi terakhir di sekitar Kota Wuhan, lokasi awal merebaknya virus corona.

Baca juga: Sabtu, 14 Mahasiswa Kaltim Dipulangkan Usai Karantina di Natuna, Pemprov Minta Tak Ada Stigmatisasi

 

Meski kondisi sangat mengkhawatirkan, tapi semua mahasiswa asal Kaltim sehat.

Rizka Nurazizah, mahasiswa semester VI Fakultas Kedokteran di Hubei Polytechnic University Kota Huangshi, China juga berharap bisa mengabdi untuk Samarinda setelah lulus.

"Harapannya setelah lulus kedokteran, kami inginnya agar lebih dimudahkan dan mengabdi di sini (Samarinda)," ungkap Rizka.

Rizka mengatakan rata-rata mahasiswa asal Samarinda yang menempuh pendidikan di China, mengambil jurusan kedokteran.

Hal tersebut berkorelasi dengan kebutuhan tenaga medis di Samarinda yang masih kurang.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Ramai-ramai Pejabat dan Dewan Kota Bengkulu Sumbang Gaji Perangi Covid-19

Regional
Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X