Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Kompas.com - 18/02/2020, 00:16 WIB
Ilustrasi tewas. ShutterstockIlustrasi tewas.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Zumarik (30), warga Desa Wonorejo, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, ditemukan tewas mengenaskan terkena jebakan babi hutan.

Informasi yang dihimpun, korban datang bersama rekannya Sunarto untuk berburu burung di kawasan kebun sawit Desa Mendis Jaya, Kecamatan Bayung Lencir, Muba, sejak Minggu (16/2/2020).

Kapolsek Bayung Lencir AKP Jon Roni Hasibuan menjelaskan, korban masuk ke dalam kebun tersebut, sementara Sunarto menunggu di atas motor.

Baca juga: Korban Tewas Akibat Tersetrum Saat Banjir di Kalsel Bertambah

Namun, korban ternyata tak kunjung keluar hingga akhirnya dilaporkan hilang.

Setelah dilakukan pencarian, Zumarik ditemukan sudah terbujur kaku dengan kondisi tubuh terkena jeratan listrik.

Jeratan listrik itu, menurut Jon, dipasang warga untuk mengusir babi yang memasuki perkebunan sawit milik warga.

"Ada luka bekas setrum di bagian tangan kanan dan jari tangan jempol kiri dan jari kaki jempol kanan, karena terkena jeratan hama. Jenazahnya langsung dibawa ke rumah sakit," kata Jon, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Anak 12 Tahun Tewas akibat Tersetrum Saat Bermain di Taman

Jon mengungkapkan, Sukoyo, pemilik kebun sawit saat ini telah dimintai keterangan terkait pemasangan jeratan listrik tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas tak menemukan adanya tanda penganiayaan di tubuh korban.

"Korban ini datang untuk mencari burung, namun saat masuk kebun terkena jeratan babi hutan. Kita masih mintai keterangan, apakah ada unsur kelalaian," ujarnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Stok Masker Puskesmas Dicuri Sopir Ambulans, oleh Pelaku Dijual di Situs Online Seharga Rp 5 Juta

Regional
Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Tak Liburkan Sekolah Saat Wabah Corona, Kini Wali Kota Prabumulih Minta Siswa Belajar di Rumah

Regional
Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Siswi SMP di OKU yang Dibunuh dan Diperkosa Dimakamkan, Kepsek : Murid Pendiam dan Rajin

Regional
Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Warga Bantul Positif Virus Corona Meninggal Dunia

Regional
Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Jual Cincin Emas, Wanita di Aceh Sumbangkan Masker dan Hand Sanitizer ke Driver Ojol

Regional
Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Siswi SD Dicabuli di Bukit Cinta Kupang oleh Kenalan dari Medsos

Regional
Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat 'Live' Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Kisah PDP Hamil di Padang Sidempuan, Sempat "Live" Facebook dan Meninggal di Perjalanan Rujuk ke Medan

Regional
Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Sembuh dari Virus Corona, Kajari Bantul Sampaikan Permintaan Maaf

Regional
Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Sebelum Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Orangtua Siswi SMP Sempat Curiga dan Khawatir

Regional
Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Bantu Penangan Corona, Singapura Berikan Bantuan 20.000 Test Kit ke Batam

Regional
Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Regional
Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Siswi SMP Dibunuh dan Diperkosa Oknum Pembina Pramuka, Berikut Ini Penjelasan Pihak Sekolah

Regional
Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Beredar Video Warga Menolak Didata Petugas untuk Karantina Mandiri, Wali Kota Solo: Tidak Boleh Marah-marah

Regional
Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Sang Pembina Pramuka Berujung Pembunuhan, Berawal dari Pesan Facebook

Regional
Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Lagi, Pasien PDP Virus Corona di Kota Tegal Meninggal Dunia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X