Kilas Daerah Semarang
KILAS DAERAH

Puan Terima Gelar Doktor HC, Wali Kota Semarang: Menginspirasi

Kompas.com - 14/02/2020, 11:04 WIB
Momen Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Ketua DPR RI Puan Maharani DOK. Humas Pemkot SemarangMomen Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi bersama Ketua DPR RI Puan Maharani

KOMPAS.comWali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, penghargaan Doktor Honoris Causa yang diterima Puan Maharani dari Universitas Diponegoro akan menginspirasi banyak pihak.

Utamanya, lanjut dia, untuk lebih fokus dalam pembangunan manusia dan kebudayaan di Indonesia seperti yang dilakukan mantan Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) tersebut.

Untuk itu, Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu pun mengucapkan selamat dan menyatakan bangga atas gelar yang diterima Ketua DPR RI tersebut.

Menurut dia, pemberian gelar tersebut menjadi pengakuan atas dedikasi Puan dalam pembangunan nasional, khususnya pembangunan manusia dan kebudayaan.

Baca juga: Ditemani Prabowo dan Puan, Megawati Resmikan Patung Bung Karno

“Puan Maharani sukses melakukan upaya-upaya strategis yang kemudian menghasilkan tren positif pembangunan di Indonesia,” kata Hendi dalam keterangan tertulis, Jumat (14/2/2020).

Ia melanjutkan, tren itu positif, mengingat pembangunan manusia dan kebudayaan punya tantangan tersendiri karena progresnya tidak bisa terlihat langsung.

Meski tidak terlihat seperti dalam mengupayakan pembangunan fisik, mantan Menko wanita pertama dan termuda itu sukses melakukannya.

"Selama beliau menjabat sebagai Menko PMK, angka kemiskinan turun, pengangguran turun, gini ratio turun, dan indeks pembangunan manusia meningkat berkala” ujar Hendi.

Baca juga: Pemkot Semarang Percepat Pembangunan Melalui Battom-Up, Begini Caranya

Menurut dia, capaian itu adalah hasil kerja keras Puan, salah satunya dengan mengawal pembagian Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Program Keluarga Harapan.

Peran Puan di Semarang

Hendi turut menceritakan bagaimana peran Puan saat menjadi Menko PMK untuk wilayah Semarang.

Dia menilai, Puan adalah orang yang tidak segan turun langsung memastikan kemanfaatan program pembangunan manusia dan kebudayaan yang sedang berjalan.

Baca juga: Puan Minta Masukan dari Kalangan Universitas soal Omnibus Law

"Contohnya pada tahun 2016, beliau ke Semarang masuk gang di Banyumanik untuk mengawal program E-Warong Gotong Royong Kelompok Usaha Bersama, agar tepat sasaran," kenang Hendi.

Lebih lanjut, dia pun menyebut program-program inovatif Puan juga memacu Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam pembangunan smart city.

“Seperti ketika beliau menjabat Menko PMK, bantuan sosial diberikan secara nontunai, sehingga secara sistem mudah dimonitor agar tepat sasaran," lanjut dia.

Adapun, penganugerahan gelar kepada putri Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri itu berlangsung di Gedung Prof Sudarto Undip Tembalang Semarang, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Puan Maharani Bertemu Sri Sultan HB X, Ini yang Dibahas

Sebelum menerima gelar, Puan akan menyampaikan pidato pengukuhan di depan sidang senat.

Ketua DPR RI tersebut akan membacakan pidato pengukuhan berjudul Kebudayaan Sebagai Landasan Utama Membangun Indonesia Berpancasila Menuju Era Masyarakat 5.0.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Warga Pasuruan Tewas Dilempar Bom Ikan Saat Sedang Tidur, 2 Anggota Keluarga Luka-luka

Regional
Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Jelang PSBB Tahap III Berakhir, Pasien Sembuh dari Covid-19 Terus Bertambah di Gresik

Regional
Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Terungkap, Motif Pembunuhan PSK Online di Hotel di Sleman

Regional
Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Berusia 84 Tahun, Nenek Ini Jadi Pasien Tertua yang Sembuh dari Covid-19 di Ambon

Regional
Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Regional
Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Seorang Ibu Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Persoalan Batas Tanah

Regional
Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Regional
Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Risma Blusukan ke RS Temui Cleaning Service hingga Tenaga Medis, Ini yang Dilakukan

Regional
Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Klaster Jemaat HOG di Batam Bertambah, Satu Keluarga Terjangkit Corona

Regional
Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Terduga Teroris yang Ditangkap di Mempawah Dapat Informasi ISIS dari Media Sosial

Regional
Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Jenazah Pria Tergeletak di Bawah Jembatan Kurung Ogan Ilir

Regional
Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Gubernur Sumbar Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Ini Penjelasan Kepala Dinas

Regional
Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Beralasan Cek Keperawanan, Ayah Perkosa Anak hingga Hamil

Regional
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Regional
Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Dua Petani di Poso Tewas, Diduga Korban Salah Tembak

Regional
komentar di artikel lainnya