Panitia Angket DPRD Jember Datangi LPSK, Minta Lindungi Tersangka Korupsi

Kompas.com - 13/02/2020, 13:55 WIB
Panitia Hak Angket DPRD Jember saat mendatangi kantor LPSK RI untuk memberikan perlindungan pada tersangka Fariz KOMPAS.com/Dokumentasi DPRD JemberPanitia Hak Angket DPRD Jember saat mendatangi kantor LPSK RI untuk memberikan perlindungan pada tersangka Fariz

JEMBER, KOMPAS.com - Kelompok Kerja (Pokja) Panitia Hak Angket DPRD Jember, Jawa Timur, mendatangi Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Kamis (13/2/2020).

Mereka meminta agar LPSK melindungi M Fariz Nurhidayat, tersangka kasus korupsi proyek Pasar Manggisan.

Sebab, menurut anggota DPRD, tersangka M Fariz mau membuka skandal korupsi pembangunan pasar tradisional tersebut.

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Polres Jember Ungkap Peredaran Uang Palsu

Panitia Hak Angket DPRD Jember yang berangkat ke Kantor LPSK yakni David Handoko Seto dan Agusta Jaka Purnama.

“Kami ke LPSK meminta perlindungan saksi bagi Fariz,” kata Agusta Jaka Purnawa saat dihubungi.

Anggota DPRD Jember ditemui oleh Wakil Ketua LPSK Ahmadi dan beberapa pegawai LPSK.

Menurut Agusta, Panitia Angket membawa beberapa bukti yang menyatakan bahwa Fariz layak dilindungi.

Baca juga: DPRD Jember Diundang BPK untuk Paparkan Temuan Panitia Hak Angket

Sebab, dia memiliki beberapa informasi yang cukup kuat untuk membongkar kasus korupsi di Jember.

Tidak hanya dugaan korupsi Pasar Manggisan, namun beberapa proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Jember.

Panitia Angket khawatir tersangka Fariz akan mendapat tekanan atau intervensi dari pihak tertentu.

“Apalagi tersangka lain, Irawan Sugeng Widodo atau Dodik yang merupakan atasan Fariz juga sudah jadi tersangka,” kata Agusta.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X