Bermodal Sikat Gigi, Komplotan Ini Bawa Kabur 50 Sepeda Motor

Kompas.com - 10/02/2020, 16:04 WIB
Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat menunjukkan kunci yang digunakan komplotan pencuri sepeda motor asal Mranggen Kabupaten Demak. KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAKapolres Semarang AKBP Adi Sumirat menunjukkan kunci yang digunakan komplotan pencuri sepeda motor asal Mranggen Kabupaten Demak.

UNGARAN, KOMPAS.com - Bermodal gagang sikat gigi yang dimodifikasi, komplotan pencuri sepeda motor khusus matic mampu membawa kabur hingga 50 kendaraan.

Sepeda motor curian tersebut dijual ke penadah dengan harga Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Komplotan yang terdiri dari Abdul Jalil (34), Imam Safii (34), dan Danang (19) ini mencari sasaran mulai di Demak, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Salatiga, dan Boyolali.

Baca juga: Polisi Ringkus 3 Pelaku Curanmor asal Lampung di Kota Tangerang

Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat mengatakan, sasaran komplotan ini adalah sepeda motor yang diparkir di rumah indekos yang sepi.

"Untuk menjalankan aksinya, mereka menggunakan kunci magnet buatan mereka sendiri yang dibuat dari magnet negatif, positif, dan menggunakan gagang sikat gigi," jelas Adi, saat gelar kasus di Mapolres Semarang, Senin (10/2/2020).

Kunci magnet berbahan gagang sikat gigi tersebut dibuat Danang melalui bermacam uji coba.

Baca juga: Bawa Jimat Biar Lolos, Pelaku Curanmor Tetap Tertangkap Polisi

Dengan kunci modifikasi tersebut, mereka beraksi tak lebih dari satu menit untuk membuka kunci pengaman magnet.

"Setelah kunci pengaman magnet dibuka dengan kunci gagang sikat ini, mereka menggunakan kunci T untuk menghidupkan mesin kendaraan dan membawa kabur sepeda motor cucian," papar Adi Sumirat.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Kisah Pilu Kakek Mauria, Tak Bisa Melihat karena Matanya Digigit Serangga, Butuh Biaya Berobat

Regional
Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Detik-detik Tahanan Narkoba Tewas Ditembak, Hampir Tabrak Petugas BNNP

Regional
Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X