Cerita Juanda Masuk King of The King, Klaim 1 Spanduk Dihargai Rp 1 Miliar hingga Setor Dana Rp 10 Juta

Kompas.com - 31/01/2020, 18:27 WIB
Juanda saat menunjukkan dokumen dari King of The King HANDOUTJuanda saat menunjukkan dokumen dari King of The King
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Juanda seorang aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Karawang yang bergabung King of The King sejak awal tahun 2019 lalu.

Sehari-hari Juanda bekerja sebagai Kasi Kesos Kecamatan Banyusari, Pemkab Karawang.

Nama Juanda ada di spanduk King of The King yang ditemukan di Tangerang beberapa hari yang lalu. Juanda disebut sebagai Ketua Umum Indonesia Mercusuar Dunia.

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Senin (27/1/2020), Juanda mengatakan King of The King adalah Raja Diraja yang akan melantik seluruh presiden dan raja-jaja di seluruh dunia.

Baca juga: Pengakuan Juanda Masuk King of The King: Dijanjikan Miliaran Rupiah dari Bank Swiss, hingga Jadi Petinggi IMD

Juanda mengklaim King of The King menduduki dua lembaga keuangan tertinggi di dunia yakni Union Bank Switzerland (UBS) dan Indonesia Mercusuar Dunia (IMD).

Ia juga menceritakan King of The King yang ia panggil Mister Dony Pedro menjabat sebagai Presiden UBS dan memiliki kekayaan Rp 60.000 triliun di bank tersebut yang akan dicairkan pada Maret 2020 nanti.

Kerajaan mereka ada di Bandung, Jawa Barat.

Uang Rp 60.000 triliun akan diambil untuk melunasi utang luar negeri Indonesia, dibagikan ke masyarakat Indonesia, dan untuk membeli alat utama sistem pertahanan.

Baca juga: Soal King of The King di Kaltim, 2 Petinggi Jadi Tersangka hingga Dijerat Pasal Penipuan

"Dibagikan ke rakyat dari Sabang sampai Merauke per kepala Rp 3 miliar," kata dia

Ia juga menyebut Prabowo Subianto adalah bagian King of The King yang bertugas membeli 3.000 pesawat tempur buatan eropa untuk alutista.

Tak hanya itu, Juanda juga sesumbar pemasangan satu spanduk King of The King akan diganti dengan uang senilai Rp 1 miliar.

"Untuk pemasangan baliho itu ada 1.000. Satu baliho itu akan dikenakan penggantian di bulan April sebesar Rp 1 miliar. Makanya orang-orang pada antusias," kata dia.

Baca juga: Petinggi King of The King Kaltim Baru Sadar Tertipu Setelah 2 Teman Tersangka

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X