Pria Nekat Lompat dari Jembatan Layang, Ketika Jaketnya Dibuka Ternyata Berseragam Polisi

Kompas.com - 30/01/2020, 15:42 WIB
Tangkapan layar video yang merekam sejumlah orang berdiri di atas jembatan layang (fly over) di Jalan Jamin Ginting Medan, Kamis siang (30/1/2020). Pada pagi tadi, seorang pria berjaket dan mengenakan seragam polisi diduga melompat dari atas jembatan dan membuat heboh warga yang melintas di jalan tersebut. KOMPAS.COM/DEWANTOROTangkapan layar video yang merekam sejumlah orang berdiri di atas jembatan layang (fly over) di Jalan Jamin Ginting Medan, Kamis siang (30/1/2020). Pada pagi tadi, seorang pria berjaket dan mengenakan seragam polisi diduga melompat dari atas jembatan dan membuat heboh warga yang melintas di jalan tersebut.

MEDAN, KOMPAS.com - Warga yang melintas di sekitar jembatan layang (fly over) Jalan Jamin Ginting Medan, Kamis (30/1/2020) pagi tadi dihebohkan dengan adanya seorang pria yang diduga terjatuh dari atas jembatan layang.

Pria tersebut diduga anggota kepolisian. 

Informasi yang dihimpun dari beberapa warga di sekitar, sebelumnya pria tersebut duduk-duduk di atas motornya sembari merokok.

Baca juga: Polisi yang Nekat Lompat dari Fly Over Medan Selamat, Diduga Ada Masalah Pribadi

"Di atas duduk, sambil merokok terus melihat-lihat ke bawah, kayak orang bingung gitu," ujar Fernando Nainggolan (24), seorang pekerja bengkel di sekitar lokasi.

Namun dia mengakui tidak terlalu memperhatikan pria tersebut karena sedang bekerja dan adalah hal biasa di lokasi itu pengendara yang duduk-duduk di lokasi tersebut.

Baca juga: RSUP HAM Medan: 1 Pasien Suspek Virus Corona Dinyatakan Negatif

 

Terjatuh, korban ternyata anggota Sabhara Polri

 

Tiba-tiba, orang-orang dikejutkan dengan seorang pria yang jatuh dari atas fly over ke badan jalan di persimpangan itu.

"Aku jatuhnya gak lihat, tahu-tahu ramai," kata Fernando.

Pengendara dan pengemudi becak di lokasi pun mencoba menolong. Setelah jaketnga dibuka, ternyata pria itu berseragam polisi berinisial AP, dan berpangkat Bripda. 

Baca juga: Ricuh Warga Mandala Medan karena Konflik Sosial, Bukan Agama

Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Sumut di Jalan KH Wahid Hasyim, Medan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengaku baru mendapat kabar kejadian ini.

Menurutnya, pria tersebut adalah anggota kepolisian.

"Anggota Shabara," kata Tatan, Kamis (30/1/2020).

Baca juga: Polisi Larang Warga Rayakan Tahun Baru di Jembatan Layang Kota Bandung

 

Polisi dalami motif nekat melompat dari fly over

Saat ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab kenekatan bapak beranak dua itu melompat dari atas fly over dengan tinggi sekitar 10 meter itu.

Namun informasi sementara karena ada masalah.

"Masalah pribadi," sebut Tatan tanpa merinci lebih jauh.

Baca juga: Syukuran Kelahiran Bayi Bernama Fly Over Digelar di Bawah Jalan Layang

Saat ini, Bripda AP tengah menjalani perawatan di RS Bhayangkara Polda Sumut.

Di rumah sakit, tak ada yang mau memberikan keterangan tentang keadaan korban.  

Baca juga: Depresi Gagal Lamar Kekasih, Pria Ini Hendak Lompat dari Fly Over

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Ratusan Orang Bawa Senjata Tajam, Ambil Paksa Jenazah PDP, Rumah Sakit: Apa Mau Diperbuat?

Regional
Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Viral Video Keluarga Ambil Paksa Jenazah PDP dari RS, Datang 100 Orang dan Bawa Senjata Tajam

Regional
Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Wali Kota Pontianak: Hampir 50 Persen Pasien Corona Sudah Sembuh

Regional
Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Gubernur Kalbar Pastikan Masjid Raya Mujahidin Siap Gelar Shalat Jumat

Regional
Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Wakil Wali Kota Surabaya Dikabarkan Berstatus ODP, Gugus Tugas Tracing dan Tes Swab

Regional
La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

La Nyalla Bakal Lapor Jokowi soal Konflik Bupati dengan DPRD Jember

Regional
Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Rumah Ibadah Dibuka 5 Juni, Walkot Balikpapan Keluarkan Edaran Panduan Beribadah

Regional
20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

20 Tenaga Medis RS Unair Surabaya yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Regional
Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Misteri Hilangnya Speedboat di Laut Maluku, Angkut Pemain Bola, Pesawat TNI AU Dikerahkan Sisir Lautan

Regional
Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Jelang New Normal Batam, Perusahaan yang Langgar Protokol Kesehatan Akan Didenda

Regional
Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Gempa Aceh 4,8 Magnitudo Kamis Pagi, BMKG Waspada Potensi Gempa Susulan

Regional
Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Pemkot Banjarmasin Mulai Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan, Ada Sanksi Fisik untuk Pelanggar

Regional
Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Jenazah PDP Diambil Paksa Keluarga dari RS Dadi Makassar

Regional
Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Alasan 5 Warga Banyuwangi Naik Sampan Nelayan ke Bali, Polisi: Tidak Mampu Bayar Rapid Test

Regional
Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Panik, Alasan Dua Warga di Bali Kabur Saat Tahu Hasil Rapid Test Reaktif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X