Gara-gara Pesan Mesum di WhatsApp, Pencabulan Anak 13 Tahun Terbongkar

Kompas.com - 29/01/2020, 17:02 WIB
Ilustrasi REUTERS/ Dado RuvicIlustrasi

KOTABARU, KOMPAS.com - Seorang pemuda di Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) harus berurusan dengan polisi setelah mencabuli anak di bawah umur.

Kasus ini terbongkar setelah orang tua korban mengecek telepon genggam anaknya dan menemukan rekaman percakapan suara pada aplikasi WhatsApp.

Dalam rekaman suara itu, antara anaknya yang berinisial DNA (13) dan pelaku AMS (23) janjian berbuat mesum.

Baca juga: Pemilik Honda Jazz yang Tabrak Satpam Mal Tak Berbuat Mesum, Hanya Panik Kepergok Berduaan

Kasatreskrim Polres Kotabaru, Iptu Imam Wahyu Pramono mengatakan, mendengar percakapan suara pelaku di telepon genggam anaknya, tak lama kemudian sang ayah berusaha mencari tau.

"Ayahnya langsung menelusuri dan si anak ditanyai apakah pernah bersetubuh dengan pelaku, si anak pun mengaku dan menjawab iya," ujar Iptu Imam Wahyu Pramono saat dihubungi, Selasa (28/1/2020) malam.

Mendengar pengakuan anaknya, ayah korban bersama salah seorang kerabatnya dan juga korban langsung menuju rumah pelaku.

Setibanya di rumah pelaku, antara pelaku dan keluarga korban sempat terjadi cekcok mulut lantaran pelaku tidak mengakui perbuatannya telah menyetubuhi korban.

Tak puas dengan pengakuan pelaku, keluarga korban lantas membawa paksa pelaku ke Mapolres Kotabaru.

"Sempat cekcok di rumah pelaku, setelah itu pelaku dibawa ke Polres dan kita langsung interogasi, akhirnya dia pun mengakui perbuatannya sudah menyetubuhi korban lebih dari 3 kali," jelas Imam.

Baca juga: Pengemudi Honda Jazz yang Tabrak Satpam di Parkiran Mal Solo karena Diduga Mesum Jadi Tersangka

Selain itu kata Imam, pelaku juga mengaku bahwa ia terakhir kali bersetubuh dengan korban pada Senin (27/1/2020) di sebuah tempat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X