Kisah Thomas, Anak Petani Bikin Video Parodi Balap Motor: Dikomentari MotoGP, Serasa Mimpi

Kompas.com - 27/01/2020, 13:59 WIB
Thomas Hardianto (20), seorang mahasiswa pembuat video parodi balap MotoGp asal Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau. Dok. IstimewaThomas Hardianto (20), seorang mahasiswa pembuat video parodi balap MotoGp asal Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Inhu, Riau.

"Sebenarnya video yang pertama dan kedua sudah viral sampai tayang di televisi swasta juga. Tapi yang dikomentari MotoGP video yang kelima," sebut Thomas.

Setelah videonya viral, Thomas mendapat dukungan dari beberapa kalangan, termasuk orangtuanya.

Dia mendapat dukungan untuk terus berkarya membuat konten video positif sebagai hiburan.

"Alhamdulillah, dapat dukungan. Orangtua sekarang udah senang dan minta diterusin. Kalau sebelumnya, orangtua cuma diam kalau saya buat-buat video gitu. Banyaklah yang kasih dukungan. Pak kades (kepala desa) di sini juga beri semangat terus berkarya," ucap Thomas.

Ingin jadi Youtuber

Sebelum membuat konten video di media sosial, Thomas dulunya memiliki hobi ngegym. Selain itu, dia juga hobi olahraga karate dan taekwondo.

Bahkan, dia pernah meraih medali perunggu pada kompetisi taekwondo di Sumatera Barat tahun 2018 silam.

Namun, hobi tersebut ditinggalkan karena ingin menjadi seorang Youtuber terkenal dan bisa menghasilkan uang untuk membantu keluarganya.

"Saya ingin jadi Youtuber," kata Thomas. 

Baca juga: Setelah Viral, Sukiyah Si Pemilik Rambut 2 Meter Sarang Tikus Akhirnya Didampingi Pemda Semarang

Video parodi MotoGP yang dibuat Thomas kini sudah viral sejagat raya hingga dikomentari MotoGP. 

Hal ini menjadi motivasi baginya untuk terus membuat konten video hiburan.

Karena itu, Thomas berharap video-videonya itu semakin viral di dunia maya.

"Semoga makin viral. Kalau (saya) masuk TV (televisi) ya syukurlah. Kalau sekarang belum ada," kata Thomas.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Terobosan Kampung Tangkal Covid-19 Bantu Warga Kena PHK: Lahan Penuh Ular Jadi Kebun Sayur, Saluran Kumuh Jadi Tambak Ikan

Regional
Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya soal Harta Warisan, Polisi: Belum Tentu Bisa Jadi Laporan

Regional
Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Sempat Ingin Dipenjarakan, Ibu Kalsum Adukan Balik Anaknya ke Polisi soal Harta Warisan

Regional
Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Kepergok Istri

Fakta Ayah Cabuli Anak Kandung, Dilakukan Selama 10 Tahun, Kepergok Istri

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Ini 2 Opsi bagi Pemkot

Regional
TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

TNI Pasang Patok di Kantor Wali Kota Magelang, Komandan: Mereka Tempati Aset Kami

Regional
'Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta'

"Beras 10 Kilogram Itu Seharga 4 Gram Emas, Kalau Dibeli dengan Uang Rp 2 Juta"

Regional
Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Cerita Suroto, Tiduran 10 Tahun di Kamar dan Pernah Dipenjara

Regional
Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Perjuangan Paramita Jalani Hidup Pascagempa Palu, Lumpuh Separuh Badan dan Andalkan Suami

Regional
Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Ganjar Sebut Seluruh ASN Pemprov Jateng yang Terjangkit Covid-19 Merupakan Orang Tanpa Gejala

Regional
Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Risma Usul Pasien Covid-19 Sekali Swab Bisa Pulang, Ini Tanggapan RSUD Soetomo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

[POPULER NUSANTARA] Kantor Bupati Kutai Timur Disegel KPK | Video Viral Wanita Joget di Suramadu

Regional
Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Kisah Suroto, 10 Tahun Tiduran dan Tak Pernah Bangun, hingga Rambutnya Gimbal Jadi Bantal

Regional
RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

RSUD Soetomo: Ada Pasien Takut Pulang Sebelum 2 Kali Negatif, Khawatir Ditolak

Regional
Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Fakta 3 Wanita Joget Tiktok India di Jembatan Suramadu, Dilacak dari CCTV, Polisi Perketat Patroli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X