Lempari Mobil Truk dengan Batu, Pria Ini Diamankan Polisi

Kompas.com - 27/01/2020, 07:59 WIB
Ilustrasi lempar batu. THINKSTOCKIlustrasi lempar batu.

NGAWI, KOMPAS.com - Rino Ayoeb (34) warga Sumur Batu, Jakarta Pusat, diamankan oleh anggota Kepolisian Resor Ngawi, Jawa Timur, karena melempari sebuah mobil truk sehingga menyebabkan sopir mengalami luka-luka.

Paur Subaghumas Polres Ngawi Ipda Sapto Margono mengatakan, aksi pelemparan batu dilakukan karena pelaku merasa terganggu dengan kendaraan truk milik Suwardi Dwi Cahyo (41) warga Desa Dero, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi, yang akan mendahukui kendaraan di depannya saat berpapasan di Jalan Raya Karang Jati–Caruban.

Baca juga: Petani Ngawi Gelar Sayembara Berburu Tikus, 1 Ekor Dihargai Rp 2.000


”Pelaku merasa terganggu saat korban akan mendahului kendaraan di depannya kemudian melakukan pelemparan,” ujar Sapto, melalui pesan singkat, Minggu (26/1/2020).

Sapto manambahkan, sejak dari wilayah Kabupaten Nganjuk, pelaku mengaku telah memungut batu untuk melempari bus antar kota provinsi yang sering ugal-ugalan.

Saat berpapasan dengan truk Suwardi, pelaku melempari truk tersebut.

“Akibat lemparan batu tersebut, kaca depan sebelah kanan truk mengalami peca, sementara sopir truk mengalami luka-luka pada pergelangan tangan dan dagu mengalami luka robek terkena lemparan batu,” imbuh Sapto.

Baca juga: Tak Kuat Hadapi Tikus, Petani Ngawi Berharap Pemkab Turun Tangan

Saat ini, pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaga X-Ride bernopol B 3043 PGU diamankan di Kantor Kepolisian Resor Ngawi, untuk menjalani pemeriksaan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Di Balik Penonaktifan Dosen Unnes yang Diduga Hina Jokowi, Status 8 Bulan Lalu hingga Kasus Plagiarisme

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Terus Bertambah Jadi 24 Orang

Regional
Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Tertipu Wedding Organizer Abal-abal, Bayar Puluhan Juta Rupiah dan Hanya Dapat Bunga Kering

Regional
Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Anggaran Perbaikan Tak Mencukupi, 6.128 Ruang Kelas SD di Tasikmalaya Masih Rusak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X