4 Pejabat Pemkab Jember Bakal Dipanggil Paksa Polisi Hadiri Rapat Angket

Kompas.com - 21/01/2020, 19:23 WIB
Tabroni,ketua panitia hak angket DPRD Jember saat ditemui Kompas.com KOMPAS.COM/BAGUS SUPRIADITabroni,ketua panitia hak angket DPRD Jember saat ditemui Kompas.com

JEMBER, KOMPAS.com – Panitia angket DPRD Jember sudah memanggil tiga kali empat pejabat di lingkungan Pemkab Jember hingga Selasa (21/1/2020).

Namun, mereka tidak pernah hadir memenuhi panggilan tersebut. Untuk itu, panitia angket sudah berkoordinasi dengan polisi agar memanggil paksa mereka.

“Hari ini, ada empat pejabat yang sudah masuk pada panggilan ketiga, artinya ini batas akhir kami meminta mereka hadir ke panita angket,” kata Tabroni, ketua panitia hak angket DPRD Jember pada Kompas.com, di ruangannya.


Selanjutnya, panitia angket akan meminta bantuan polisi untuk memanggil mereka.

Baca juga: Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Empat pejabat itu merupakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kabupaten Jember.

Kemudian kepala Bapenda yang juga mantan kepala BKPSDM, serta kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan mantan Kabag Organisasi Setda Kabupaten Jember.

Mereka merupakan sosok yang memahami masalah hilangnya kuota CPNS Jember 2019.

“Jadi, mengapa tahun 2019 kemarin Jember tidak mendapat kuota CPNS, mereka adalah pejabat terkait,” tutur dia.

Sedangkan, Kepala BPKAD merupakan sosok yang mengetahui tentang belanja modal maupun barang dan jasa kontraktual.

“Mereka kami panggil terkait soal yang ingin kami tahu dari yang kami sampaikan dalam interpelasi dan hak angket,” tutur dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Cerita Pemuda Lulusan SMK di Purworejo Ciptakan Robot Pembuat Telur Dadar Bantu Ibunya Berjualan

Regional
Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Diusung PDI-P di Pilkada Ngawi, Ini Kata Dwi Rianto Jatmiko

Regional
Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Viral Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang, Pemkab Akan Laporkan Penyebar Video ke Polisi

Regional
Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Final Persija Vs Persebaya, Polisi Siapkan 7.000 Personel hingga Gelar Nonbar

Regional
Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Kisah Pelajar Pedalaman Flores, Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai

Regional
Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Dituduh Menculik Anak, Nenek Pemulung: Untuk Apa, Hidup Saya Sendiri Sudah Susah

Regional
Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Seorang Ibu Pergoki Anaknya yang Berusia 8 Tahun Dicabuli Tetangga

Regional
Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Ini Upaya Pemerintah Kota Semarang Perangi Narkoba

Regional
Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Pilkada Sulut 2020, Pengamat: PDI-P Paling Siap, Nasdem Dilema

Regional
Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Remas Payudara Remaja Putri Lagi Joging, Mahasiswa Ini Diburu Polisi

Regional
Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Calon Kepala Daerah dari PDI-P di 6 Daerah di Jateng Berpotensi Lawan Kotak Kosong

Regional
Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Stok Air di Batam Hanya Cukup Sampai Mei, Warga Batam Diimbau Berdoa

Regional
Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Oknum Polisi Jadi Kurir 35 Kg Sabu di Riau, BNN Minta Pelaku Digantung

Regional
Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Jalan Pangkal Flyover di Muara Enim Ambles, 4.700 Warga Terancam Terisolasi

Regional
Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Diperiksa, Penganiaya Bocah 7 Tahun hingga Tewas Malah Tidur Pulas sampai Ngorok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X