Mulai 5 Februari, Perlintasan Kereta Api Purwosari Ditutup untuk Pembangunan Flyover

Kompas.com - 20/01/2020, 12:37 WIB
Sosialisasi MRLL pembangunan flyover Purwosari di kawasan car free day (CFD) Solo, Jawa Tengah, Minggu (19/1/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANISosialisasi MRLL pembangunan flyover Purwosari di kawasan car free day (CFD) Solo, Jawa Tengah, Minggu (19/1/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Perlintasan sebidang kereta api (KA) Purwosari, Solo, Jawa Tengah akan ditutup pada 5 Februari 2020 mendatang.

Hal ini karena telah dimulainya pembangunan konstruksi flyover Purwosari.

Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dishub Kota Surakarta, Mudo Prayitno mengatakan, telah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas ketika pembangunan flyover Purwosari itu dilakukan.

Sebelum perlintasan KA Purwosari ditutup, jelas Mudo, Jalan Honggowongso dari Pasar Kembang - Ngapeman diberlakukan dua arah.

Baca juga: Liburan ke Solo? Ini 4 Spot Wisata Malam yang Bisa Kamu Didatangi

Pemberlakuan dua arah untuk mengakomodir bus antar kota dalam provinsi (AKDP) menuju Terminal Tirtonadi.

Pemberlakuan dua arah juga dilakukan terhadap Jalan Agus Salim dari Bundaran Purwosari - Simpang Jongke.

"Kita akan koordinasi dengan Dishub dan Satlantas Polres Sukoharjo sebelum tanggal 5 Februari arus lalu lintas AKAP sama kendaraan barang sudah kita alihkan. Pada waktu penutupan perlintasan KA Purwosari sudah tersosialisasikan semua," kata Mudo kepada Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Senin (20/1/2020).

Baca juga: Ada Car Free Night saat Malam Imlek di Pasar Gede Solo

Dishub Surakarta, kata dia, juga telah menyiapkan jalur alternatif bagi pengendara yang dari Solo menuju Yogyakarta dan Semarang atau sebaliknya.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Penyelundupan 1.085 Liter Sopi yang Ditutupi Tumpukan Pisang Digagalkan di Bima

Regional
Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Banjir di 5 Desa Jatinangor, Jalur Sumedang-Bandung Lumpuh, Ribuan Rumah Terendam

Regional
Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Viral Video Pria Tiba-tiba Datang ke Kompleks Pertamina Lalu Masturbasi

Regional
Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Tergiur Harga Mobil Murah, Sejumlah Orang Jadi Korban Penipuan di Jombang

Regional
Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X