Sepanjang Januari 2020, 9 Orang Pelaku Karhutla di Riau Ditangkap

Kompas.com - 17/01/2020, 09:24 WIB
Petugas kepolisian dan aparat gabungan lainnya melakukan pemadaman karhutla di Riau beberapa hari lalu. Dok. Polda RiauPetugas kepolisian dan aparat gabungan lainnya melakukan pemadaman karhutla di Riau beberapa hari lalu.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejak tanggal 1 hingga 16 Januari 2020, jajaran kepolisian daerah (Polda) Riau telah menangkap 9 orang pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, sejak awal Januari terdapat tujuh kasus karhutla di kabupaten dan kota di Riau.

"Penyidikan kasus karhutla sebanyak 7 kasus dengan jumlah tersangka 9 orang. Inisial para tersangka HT, SY, SR, JR, RU, ER, SU, FW dan PS. Status kasus saat ini dalam tahap penyidikan. Sedangkan luas lahan yang terbakar mencapai 79,515 hektare," sebut Sunarto, Jumat (17/1/2020).

Baca juga: Cegah Karhutla, BNPB Bangun Sodetan di Kabupaten Ogan Ilir

Menurut dia, Polda Riau komitmen dalam mencegah dan menangani karhutla secara serius bersama semua stakeholder dan seluruh elemen masyarakat.

" Karhutla merupakan ancaman yang serius bagi masyarakat. Kita ingin mencapai tujuan bersama yakni Riau yang bebas dari Karhutla," terang Sunarto.

Dia mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara komprehensif dengan cara mendeteksi secara dini kerawanan timbulnya kebakaran dan memprediksi situasi berdasarkan pantauan cuaca.

Selain itu, kata dia, dibutuhkan kesadaran dan  peran aktif masyarakat mencegah karhutla.

Baca juga: Awal 2020, Karhutla di Riau Hanguskan 1 Hektar Lahan Gambut

Sunarto mengaku, pihaknya telah melakukan  berbagai upaya pencegahan dengan pembuatan sekat kanal, embung air, penyuluhan, penyebaran maklumat, patroli dan sebagainya.

"Polda Riau mempersiapkan dengan matang langkah-langkah penanganan karhutla, terutama dalam menghadapi prediksi cuaca panas yang lebih panjang di tahun 2020 ini," pungkasnya.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Cerita 35 Jemaah Umrah Asal Palembang, Pesawatnya Sempat Ditolak Mendarat di Jeddah

Regional
Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek yang Rusak

Regional
PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

PNS di Maluku Diminta Tak Gunakan Wadah Plastik Sekali Pakai

Regional
Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Arab Saudi Setop Umrah, 1.685 Jemaah Dipulangkan ke Tanah Air

Regional
Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Ilham Habibie: Dampak Corona, Indonesia Diprediksi Kebanjiran Barang China

Regional
Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Kisah Polisi Pergoki Penjual Es Keliling Mencuri Susu Formula, Tak Jadi Ditahan Setelah Tahu Kondisinya

Regional
Pemasok Kartu Ponsel 'Gojek Tuyul' Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Pemasok Kartu Ponsel "Gojek Tuyul" Ditangkap, Punya 4.500 Kartu Siap Pakai

Regional
Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Ungkap Penyebab Santri Tewas di Sukabumi, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

Regional
Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Ditangkap dalam Keadaan Sehat, 4 Hari Kemudian Tahanan Narkoba Tewas, Polisi Sebut Gantung Diri

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 981 Jiwa, 9 Meninggal

Regional
Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut 'Shift' Malam Dihapus

Banyak Kasus Keguguran, Ratusan Buruh Es Krim Aice Mogok dan Tuntut "Shift" Malam Dihapus

Regional
Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Polisi Periksa Kejiwaan Pria yang Siksa Anak Tirinya

Regional
Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Oknum Guru di Serang Cabuli 5 Muridnya, Modusnya Bercanda

Regional
200,088 Ton Sampah Dibersihkan Selama HPSN di Ambon, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan

200,088 Ton Sampah Dibersihkan Selama HPSN di Ambon, Masyarakat Diimbau Lebih Peduli Lingkungan

Regional
Ikuti Nikah Massal, Kakek dan Nenek Ini Senang Akhirnya Pernikahannya Tercatat

Ikuti Nikah Massal, Kakek dan Nenek Ini Senang Akhirnya Pernikahannya Tercatat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X