Diperpanjang, Pencarian Korban Banjir dan Longsor di Bogor Libatkan K9

Kompas.com - 08/01/2020, 23:33 WIB
Sejumlah anggota Sat Brimobda Jabar, Basarnas dan relawan melakukan proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020). Petugas SAR gabungan masih mencari tiga warga yang tertimbun tanah saat bencana longsor menerjang kampung tersebut pada Rabu (1/1/2020). ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHSejumlah anggota Sat Brimobda Jabar, Basarnas dan relawan melakukan proses pencarian korban tanah longsor di Kampung Sinar Harapan, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (5/1/2020). Petugas SAR gabungan masih mencari tiga warga yang tertimbun tanah saat bencana longsor menerjang kampung tersebut pada Rabu (1/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Sepekan pencarian, tiga korban bencana banjir badang dan tanah longsor di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, belum ditemukan.

Karena itu, pencarian diperpanjang hingga tiga hari ke depan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung Deden Ridwansah mengatakan, idealnya pencarian terhadap korban bencana alam dilakukan selama 7 hari.

"Atas segala pertimbangan seperti permintaan dari keluarga korban juga menunggu informasi dari desa-desa lain jika masih membutuhkan evakuasi dan pencarian korban maka operasi SAR diperpanjang" kata Deden Ridwansah, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Korban Banjir Akan Dapat Bantuan Rp 10 Juta-Rp 50 Juta dari Pemerintah

Deden mengatakan, ada kemungkinan korban bisa ditemukan di hari berikutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk memperluas pencarian korban, pihaknya dibantu tiga anjing K-9 Ditsatwa Brimob Polda Jabar.

Selama tujuh hari pencarian baik dilakukan manual maupun dengan alat, membutuhkan proses yang cukup lama.

Selain itu, faktor cuaca juga sedikit banyak memengaruhi proses pencarian.

"Bantuan alat berat dibutuhkan agar mempercepat pencarian korban, tapi akses menuju lokasi tidak memungkinkan karena terhalang dua gundukan longsoran sehingga harus terlebih dahulu dibersihkan" ujar Deden.

Baca juga: PMI-SAR Temukan Seratusan Korban Banjir Lebak di Dalam Hutan, Kondisinya Memprihatinkan

Adapun alat berat yang akan diperbantukan yakni 2 unit alat berat berupa 2 excavator.

"Semoga selama tiga hari pencarian tambahan korban segera ditemukan," pungkas Deden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X