PMI-SAR Temukan Seratusan Korban Banjir Lebak di Dalam Hutan, Kondisinya Memprihatinkan

Kompas.com - 08/01/2020, 14:03 WIB
PIM dan Tim SAR saat evakuasi korban banjir Lebak dari dalam hutan ANTARAPIM dan Tim SAR saat evakuasi korban banjir Lebak dari dalam hutan

KOMPAS.com - Seratusan warga korban banjir bandang Lebak, Banten, ditemukan petugas gabungan Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Tim Search and Rescue (SAR) dari TNI dan Polri di dalam hutan.

Seratusan warga itu merupakan warga Kampung Cigobang, Kabupaten Lebak, Banten, yang mengungsi saat terjadi banjir bandang pada Rabu (1/1/2020) pagi lalu. 

Dari informasi yang dihimpun, seratusan warga tersebut menyelamatkan diri dengan naik ke bukit dan hutan dari terjangan bencana banjir bandang beberapa waktu lalu dengan hanya membawa perbekalan seadanya.

Baca juga: Banjir Bandang di Lebak, dari Penambangan Ilegal hingga Berubahnya Kampung Jadi Sungai

Selama berada di hutan mereka memilih bertahan dan takut untuk pulang ke kampungnya karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan ditambah sebagian rumah warga rusak diterjang bencana tersebut.

"Ada sekitar 150 warga yang mengungsi di dalam hutan dan kondisi memprihatinkan seperti lemas karena mereka sudah sekitar beberapa hari bertahan di hutan untuk menyelamatkan diri saat banjir bandang menerjang perkampungan mereka di Desa Cigobang, Kecamatan Lebak," kata Koordinator Lapangan PMI di Pos Lebak Gedong Awang melalui sambungan telepon, Selasa (7/1/2020) dikutip dari Antaranews.com.

Baca juga: Wagub Banten Beberkan Penyebab Banjir Bandang Lebak...

Saat dilakukan penyisiran oleh personel PMI bersama Tim SAR gabungan Pos Lebak Gedong ditemukan warga dalam kondisi mengkhawatirkan seperti lemas dan ada beberapa di antaranya yang sakit karena selama mereka terisolasi tidak membawa bekal yang mencukupi.

"Para korban terdampak banjir langsung kami evakuasi ke Puskesmas Lebak Gedong dan sebagian di bawa ke Markas Batalyon Mandala Yudha Kostrad Ciuyah, Lebak karena, GOR Futsal Lebak Gedong sudah sangat penuh dengan pengungsi," katanya.

Awang mengatakan, warga yang ditemukan di dalam hutan tersebut dievakuasi dengan menggunakan kendaraan roda empat dan ambulans. Sebab, ada sebagian dari mereka yang sakit.

Sambungnya, korban banjir ini pun langsung diberikan asupan makanan untuk menambah energi karena selama mengungsi perbekalannya terbatas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X