Tempat Karaoke Tanpa Izin di Padang Disegel, Andre Rosiade Apresiasi Satpol PP

Kompas.com - 30/12/2019, 11:01 WIB
Sebelas tempat hiburan malam disegel Satpol PP Padang karena tidak memiliki izin, Minggu (29/12/2019) Dok: Humas Satpol PP PadangSebelas tempat hiburan malam disegel Satpol PP Padang karena tidak memiliki izin, Minggu (29/12/2019)
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Pemerintah Kota Padang akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha tempat karaoke yang bandel.

Mereka yang tidak bisa menunjukan bukti perizinan operasi, saat itu juga tempat usahanya langsung disegel oleh pemkot.

"Ada 11 tempat hiburan malam berupa tempat karaoke yang kita segel karena tidak memiliki izin," kata Kasatpol PP Padang, Al Amin, Minggu (29/12/2019).


Dalam melakukan penyegelan tempat usaha karaoke itu, Satpol PP juga dibantu Dinas Perdagangan, Dinas Perizinan, Dinas Sosial, Badan Narkotika Nasional dan tim gabungan SK4.

Penertiban itu dilakukan agar pelaku usaha yang bersangkutan segera melengkapi perizinan yang diperlukan.

Baca juga: Setelah Digerebek Anggota DPR RI, 11 Tempat Karaoke di Padang Disegel

Tidak hanya dilakukan penyegelan, mereka juga diancam dengan sanksi pidana jika sebelum perizinan dilengkapi sudah kembali membuka tempat usahanya.

"Jika dalam masa penyegelan mereka masih beroperasi, kita akan tindak. Barang-barang mereka akan kita sita dan ditindak pidana ringan," jelas Al Amin.

Sementara itu, ketua DPD Gerindra Sumbar yang sekaligus anggota DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi sikap tegas dari Pemkot Padang.

"Alhamdulillah, setelah kita gerebek minggu lalu, sekarang Satpol PP dan timnya sudah melakukan penyegelan terhadap tempat karaoke tanpa izin itu," kata Andre yang dihubungi terpisah.

Sebelumnya, Andre, ketua DPRD Padang dan Satpol PP juga sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah tempat hiburan malam di kota tersebut.

Dari temuannya, ada sekitar 31 tempat karaoke yang beroperasi. Namun, dari total tempat usaha hiburan malam itu hanya 12 yang mengantongi izin.

Karena itu, ia menyayangkan sikap Wali Kota Padang, Mahyeldi yang dianggap tidak tegas, dan justru seolah melakukan pembiaran.

Penulis : Kontributor Padang, Perdana Putra|Editor : Farid Assifa

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X