Kompas.com - 20/12/2019, 20:05 WIB
Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan dan Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan menunjukkan sampel limbah B3 yang dibuang ke media lingkungan di sebuah lahan perumahan di Desa Darowolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, saat press release kasus tersebut di Mapolres Karawang, Jumat (20/12/2019). KOMPAS.COM/FARIDAKasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan dan Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan menunjukkan sampel limbah B3 yang dibuang ke media lingkungan di sebuah lahan perumahan di Desa Darowolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, saat press release kasus tersebut di Mapolres Karawang, Jumat (20/12/2019).

KARAWANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resort Karawang menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus pembuangan limbah di tanah perumahan Desa Darawolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan mengatakan, kedua tersangka tersebut adalah SI yang merupakan koordinator lapangan pembuangan limbah dan NH, direktur perusahaan penghasil limbah yang dibuang.

Polisi menduga SI dan NH telah membuang limbah berupa bahan beracun berbahaya (B3) tanpa izin.

"Berdasarkan keterangan dari sopir-sopir diketahui bahwa perbuatan tersebut dilakukan atas perintah SI, dan diketahui langsung direktur perusahaan, NH," kata Bimantoro di Mapolres Karawang, Jumat (20/12/2019).

Baca juga: Sampel Jutaan Kerang Hijau yang Muncul di Karawang Diuji ke Lab

SI dan NH dijerat Pasal 104 UU Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan Hidup dengan ancaman hukuman tiga tahun penjara atau denda sebanyak Rp 3 miliar.

"Kami terus mendalami kasus ini," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bimantoro mengatakan, pembuangan limbah tanpa izin itu terungkap setelah warga mengadukan adanya karung tanah berbau menyengat di Desa Darawolong.

Polisi kemudian mengintai truk yang membawa limbah itu dan menangkap sopirnya pada Oktober 2019.

"Mereka kedapatan hendak membuang limbah B3 di lokasi area perumahan itu," katanya.

Baca juga: Dianggap Sudah Bersih dari Limbah, Warga Pungut Ikan di Bengawan Solo

Kepada polisi, sopir truk itu mengaku sudah dua kali membuang limbah B3 di kawasan perumahan tersebut.

Padahal, ada aturan yang mengatur limbah dari pabrik di Jawa Barat harus dibawa ke tempat pengolahan di Tangerang.

"Limbah B3 perlu ada perlakuan khusus yakni harus dimusnahkan atau diolah lebih lanjut. Limbah ini tidak boleh dibuang sembarangan, apalagi ini tanpa izin," katanya.

 

 

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan dan Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan meninjau truk pengangkut limbah B3 yang dibuang di lahan perumahan di Desa Darowolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Truk beserta limbah yang diangkut kini diamankan di Mapolres Karawang.KOMPAS.COM/FARIDA Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan dan Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan meninjau truk pengangkut limbah B3 yang dibuang di lahan perumahan di Desa Darowolong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang. Truk beserta limbah yang diangkut kini diamankan di Mapolres Karawang.

Rencananya, limbah yang diamankan bakal dimusnahkan dengan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang telah menguji limbah tersebut melalui PT Sucofindo. Hasilnya, limbah tersebut masuk kategori B3.

Baca juga: Limbah di Kediri Dipastikan Beracun dan Berbahaya

Pembuangan limbah secara sembarangan bisa mengakibatkan pencemaran tanah. Dampak dari pembuangan itu tidak dirasakan secara langsung.

"Dampaknya bisa dirasakan sekian bulan atau sekian tahun. Sumber air itu informasinya untuk perumahan. Ini tentu jika menggunakan air ini baru kerasa," kata Kepala DLHK Karawang Wawan Setiawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X