Kompas.com - 13/12/2019, 19:23 WIB
Wali Kota Kediri, Jawa Timur, Abdullah Abu Bakar saat menemui salah satu warga yang lahannya ketempatan limbah, Rabu (11/12/2019). KOMPAS.com/ M.AGUS FAUZUL HAKIMWali Kota Kediri, Jawa Timur, Abdullah Abu Bakar saat menemui salah satu warga yang lahannya ketempatan limbah, Rabu (11/12/2019).

KEDIRI, KOMPAS.com-Material limbah yang digunakan sebagai penahan dinding sungai di Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, dipastikan termasuk kategori Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).

Hal itu dipastikan setelah ada pemeriksaan sampel dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri.

Namun, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri belum bisa melakukan tindakan lebih lanjut terkait limbah tersebut.

Mereka masih menunggu masalah ini selesai ditangani Polres Kediri Kota.

"Kita tunggu nanti tindak lanjutnya seperti apa," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kediri, Putut Agung Subekti, saat sidak limbah di Desa Ngreco, Kandat, Kediri, Jumat (13/12/2019).

Baca juga: Fakta Limbah Timah di Kediri, Berasap Tebal saat Hujan hingga Ditutup Tanah dan Terpal

Sementara untuk jenis limbah yang ditemukan di Desa Ngreco, Kecamatan Kandat, Dinas Lingkungan Hidup Kediri masih akan menguji sampelnya terlebih dahulu.

Hanya saja, Putut menilai ada kesamaan tampilan fisik dan bau tajam yang muncul dari limbah di Desa Ngreco dan Desa Maesan.


Putut juga meminta masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menggunakan lahannya sebagai buangan limbah karena cukup berbahaya.

Sebelumnya diberitakan, banyak ditemukan material limbah berbentuk abu dengan kemasan karung di Kediri. Temuan itu ada di wilayah kota maupun Kabupaten Kediri.

Baca juga: Limbah Buangan di Kediri Sementara Ditutup Terpal dan Tanah

Sejauh ini di wilayah Kabupaten Kediri temuan itu ada di Desa Maesan, Kecamatan Mojo di mana ratusan karung limbah dipakai sebagai penahan dinding sungai.

Temuan itu juga ada di Desa Ngreco, Kecamatan Kandat. Bahkan di desa ini ada 9 titik yang rata-rata dipakai untuk normalisasi lahan bekas galian.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

LIRA Tuntut MKD Tindak Tegas Romo Syafi'i Karena Fitnah Walkot Bobby

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X