Bikin Kebun Obat Desa, Cara Warga Karya Mulya Prabumulih Hidup Sehat

Kompas.com - 13/12/2019, 13:19 WIB
Salah satu jenis tanaman obat yang dikembagkan di Desa Karya Mulya AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGSalah satu jenis tanaman obat yang dikembagkan di Desa Karya Mulya

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Apa yang dilakukan dan dikembangkan oleh ibu-ibu warga Desa Karya Mulya, Kecamatan Rambang, Kapak Tengah, Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, ini sungguh inspiratif dan layak ditiru.

Menggunakan media tanaman obat (TOGA), ibu-ibu di desa tersebut mengembangkan usaha kecil dengan menciptakan ramuan obat-obatan keluarga dan juga minuman yang dapat dijual sehingga hasilnya dapat membantu perekonomian keluarga.

Dengan ramuan obat-obatan dari tanaman itu, warga juga menjadi lebih sehat dan tidak perlu sering-sering berobat ke dokter.

Desa Karya Mulya, lokasi tempat pengembangan tanaman obat keluarga, berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Prabumulih.

Baca juga: Diterpa Isu Peredaran Telur Palsu, Penjualan Telur di Prabumulih Masih Normal

Di desa yang mayoritas warganya berasal dari pulau Jawa itu saat ini tengah dikembangkan usaha tanaman obat keluarga yang dilakukan oleh ibu rumah tangga setempat secara berkelompok.

Ada 7 kelompok yang sudah berdiri di desa tersebut sejak delapan bulan silam.

Berbagai jenis tanaman yang  bisa digunakan untuk pengobatan ditanam di desa tersebut seperti samiloto, meniran, kunyit, kayumanis, kapulogo, temu lawak dan sawi langit.

Selain itu, ada pula tanaman kumis kuncing, tempuyung, kejibeling dan bunga Rosella.

Semua jenis tanaman itu memiliki khasiat untuk menyembuhkan penyakit seperti darah tinggi, asam urat, kencing manis, kencing batu bahkan penyakit batu ginjal dan kecanduan narkoba juga dapat disembuhkan.

Maryana, salah satu anggota kelompok mengatakan, salah satu tanaman obat yang paling disukai warga adalah jenis bunga rosella.

Tanaman bunga rosella yang bunganya berwarna merah tua diolah oleh ibu-ibu menjadi sirup dan selai yang sangat disukai warga.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X