Diterpa Isu Peredaran Telur Palsu, Penjualan Telur di Prabumulih Masih Normal

Kompas.com - 29/11/2019, 06:15 WIB
Pak Natta pedagang telur di Pasar Prabumulih mengaku penjualannya tidak mengalami penurunan meski ada kabar peredaran telur palsu atau tidak layak konsumsi di kota nanas tersebut. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGPak Natta pedagang telur di Pasar Prabumulih mengaku penjualannya tidak mengalami penurunan meski ada kabar peredaran telur palsu atau tidak layak konsumsi di kota nanas tersebut.

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Kabar tentang beredarnya telur palsu atau telur tidak layak konsumi dalam beberapa hari ini  ternyata tidak mempengaruhi penjualan telur di Pasar Prabumulih. Sumatera Selatan.  

Pantauan di Pasar Prabumulih Kamis (28/11/2019), pedagang telur tetap berjualan seperti biasa. Penjualan telur pun menurut pedagang masih normal tidak ada penurunan.

Natta, seorang pedagang telur mengatakan, ia sudah mengetahui kabar tentang beredarnya telur di Kota Parbumulih dari surat kabar. Namun menurutnya kabar itu tidak berpengaruh terhadap penjualan di depotnya.

“Sampai saat ini penjualan telur masih normal saja dengan harga Rp 23.500 per kilogram,” katanya. 


Baca juga: Heboh Peredaran Telur Palsu di Prabumulih, Ini Penjelasan Polisi

Natta menambahkan masyarakat juga memahami jika ada barang yang dijual jauh dibawa harga pasar seperti telur yang dikabarkan palsu.

“Pembeli pasti tidak mau membeli barang dengan harga yang sangat murah karena pasti ada sesuatu yang tidak wajar pada barang tersebut,” terangnya

Natta sendiri berharap pihak aparat dapat bertindak bijaksana dengan  adanya kabar beredarnya telur palsu tersebut.

Sebab menurut Natta mungkin saja orang yang berjualan itu tidak tahu bahwa barang-barang itu membahayakan.

“Mudah-mudahan dapat diselesaikan dengan bijaksana, mereka ingin berdagang mungkin tidak tahu barang itu membahayakan, kalau nanti sudah tahu ternyata telur yang dibeli itu saat dimasak hasilnya tidak bagus pasti akan kembali ke tempat langganan awal,” katanya.

Baca juga: Heboh Telur Palsu Beredar di Prabumulih, Dinas Pertanian Gelar Pemeriksaan

Penjelasan pedagang

Sementara Vika pedagang lain mengatakan, sudah mengetahui tentang kabar beredarnya telur palsu atau tidak layak konsumsi  tersebut.

Hanya saya menururt Vika telur yang ramai dibincangkan itu berbeda dengan telur yang ia jual.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X